DKM Kanwil Bea Cukai Aceh Salurkan Bantuan Jumat Berkah untuk Warga Terdampak Banjir
KILASRIAU.com, Banda Aceh – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Kanwil Bea Cukai Aceh kembali melaksanakan kegiatan rutin Jumat Berkah bertajuk Seulanga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Pada pelaksanaan hari ini, kegiatan Seulanga difokuskan kepada warga yang terdampak secara ekonomi akibat bencana banjir yang melanda Aceh dalam beberapa hari terakhir.
Bantuan disalurkan kepada dua sasaran utama, yaitu Pondok Yatim Tahfizh Al-Quran Banda Aceh serta para supir dan kernet di Terminal L-300 Leung Bata yang turut merasakan dampak dari kondisi akses jalan darat yang masih terkendala pascabanjir.
- Satlantas Polres Inhil Turun ke Jalan, 500 Masker N95 Dibagikan Sambil Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan
- Musim Kemarau dan Ancaman Bahaya Karhutla, Siswa Serdik Sespimen Polri Berikan Bantuan Air Bersih Hingga Tanam Pohon
- Plh. Bupati Inhil Yuliantini Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Pulau Burung
- Ditengah Kabut Asap, KKN Kelompok 143 UMRI dan Pemerintah Desa Buluh Rampai Bagikan Masker Bersamaan dengan Penyaluran Beras
- Respon Cepat Karhutla, PC IMM Kuansing dan BEM UNIKS Bagikan Masker untuk Warga Teluk Kuantan
Fokus penyaluran ini menjadi wujud empati Bea Cukai Aceh terhadap kelompok masyarakat yang paling merasakan tekanan ekonomi akibat bencana.
Ketua DKM Kanwil Bea Cukai Aceh, Asral Efendi, menjelaskan bahwa kegiatan Seulanga merupakan langkah nyata dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya kehadiran Bea Cukai Aceh dalam membantu warga sekitar, terlebih pada situasi darurat seperti banjir yang melanda berbagai wilayah di Aceh.
“Kegiatan Seulanga Jumat Berkah yang dilaksanakan oleh DKM Kanwil DJBC Aceh merupakan wujud kepedulian dan solidaritas sosial untuk berbagi dengan masyarakat yang terdampak bencana, khususnya dalam menghadapi tekanan ekonomi pascakejadian yang juga dirasakan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita sekaligus menghadirkan nilai kebersamaan, empati, dan keberkahan dalam semangat berbagi,” ujar Asral.
Kegiatan Seulanga diharapkan terus menjadi sarana kebermanfaatan dan keberkahan serta memupuk solidaritas sesama masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi sulit yang terjadi di lingkungan sekitar.

Tulis Komentar