Aksi Penipu Mengatasnamakan Bupati Inhil Terjadi di WhatsApp, Herman Tegaskan Bukan Dirinya
KILASRIAU.com – Aksi penipuan dengan modus mengatasnamakan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) kembali terjadi. Kali ini, pelaku menggunakan foto profil serta nama Bupati Herman di aplikasi WhatsApp untuk menghubungi calon korban dan meminta transfer dana.
Dalam tangkapan layar yang beredar, pelaku mengirim pesan kepada korban dengan memperkenalkan diri sebagai “Herman, Bupati Inhil”. Pelaku kemudian meminta korban melakukan panggilan suara, sebelum akhirnya mengirimkan nomor rekening atas nama orang lain dan meminta bukti transfer setelah dana dikirim.
Bupati Indragiri Hilir, Herman, menegaskan bahwa pesan tersebut bukan berasal darinya. Ia menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah meminta dana, mengarahkan transfer uang, ataupun berkomunikasi secara pribadi terkait hal-hal seperti itu melalui WhatsApp.
- Edi Lelek Bebas Melalui Restorative Justice, Muhajirin Siringo Ringo Apresiasi Kalapas dan Polsek Bukit Raya
- Bea Cukai Langsa Laksanakan Pemusnahan Rokok Ilegal Senilai RP 1,29 Miliar
- Polsek Tempuling Amankan Pelaku Spesalis Pembobol Rumah Kosong
- Polsek Kemuning Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pemuda Diamankan dengan Barang Bukti Sabu
- Polres Inhil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan
“Saya tegaskan, itu bukan saya. Jangan dipercaya. Masyarakat harus berhati-hati jika ada pihak yang mengatasnamakan Bupati untuk meminta uang ataupun data pribadi,” ujar Herman.
Pemerintah Kabupaten Inhil mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila menerima pesan mencurigakan serupa.
Pemkab juga mengingatkan agar masyarakat selalu memverifikasi informasi melalui nomor resmi, kanal komunikasi pemerintah, atau melalui staf protokol.
Kasus ini telah diteruskan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti. Pemerintah daerah kembali menekankan pentingnya kewaspadaan bersama di tengah maraknya modus penipuan digital yang menyasar masyarakat.

Tulis Komentar