H. Jefri Eriadi Dilantik Jadi Ketua LAN Kuantan Tengah, Bupati Harap Adat Jadi Penyejuk Masyarakat
TELUK KUANTAN (KilasRiau.com) – Sebanyak 420 orang Pengurus Lembaga Adat Nagori (LAN) Kecamatan se-Kabupaten Kuantan Singingi resmi dilantik oleh Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, yang juga bergelar Datuak Panglimo Dalam, pada Kamis (13/11/2025) di Gedung Abdur Rauf, Teluk Kuantan.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan berbagai pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan tersebut dirangkai dengan Sosialisasi Penguatan Peran Pemangku Adat dan Perangkat Adat Tahun Anggaran 2025, yang digelar oleh Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kuansing.
Salah satu yang ikut dilantik adalah Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Tengah, H. Jefri Eriadi, S.Ag, yang diamanahkan sebagai Ketua Lembaga Adat Nagori (LAN) Kecamatan Kuantan Tengah masa bakti 2025–2030, bersama 26 anggota pengurus lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Suhardiman Amby menegaskan bahwa peran lembaga adat harus menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menjaga nilai moral dan budaya masyarakat Kuansing.
“Peran serta orang-orang adat selaku niniak mamak sangat dibutuhkan. Mereka adalah panutan bagi anak cucu dan kemenakan. Kami berharap para pemangku adat dapat memberi contoh yang baik, menjaga marwah kampung, serta bersinergi dengan pemerintah daerah dan para ulama,” ungkapnya.

“Seperti falsafah tali sapilin tigo atau tungku tigo sajorangan, adat, agama, dan pemerintah harus saling melengkapi, bersatu membangun Kuantan Singingi secara moril untuk mewujudkan masyarakat yang madani,” tambah Bupati yang juga bergelar Datuak Panglimo Dalam itu.
Sementara itu, H. Jefri Eriadi, selaku Ketua LAN Kecamatan Kuantan Tengah, menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia berkomitmen menjalankan tugas lembaga adat dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat sinergi antara adat dan agama.
“Ini adalah amanah yang besar. Kami akan berupaya agar lembaga adat benar-benar hadir sebagai penjaga ketenangan, kenyamanan, dan keharmonisan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian acara, H. Jefri Eriadi juga diminta untuk memimpin doa bersama, menandai berakhirnya prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.*(ald)


Tulis Komentar