Banyak Desa di Inhil Belum Cairkan Dana Desa Tahap Kedua, Kadis PMD Inhil Bungkam
KILASRIAU.com - Hasil pantauan media ini menemukan bahwa hingga bulan November 2025, masih banyak desa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang belum melakukan pencairan Dana Desa tahap kedua.
Sejumlah perangkat desa yang ditemui di lapangan membenarkan kondisi tersebut.
Di desa kami belum pencairan tahap kedua,” ujar salah satu staf desa yang enggan disebutkan namanya kepada media ini.
- Bupati Herman Lantik Muhammad Yunus Sebagai Penjabat Kepala Desa Pasir Mas
- Kades Belantaraya Buka Suara: Isu Mundur dan Lahan Disebut Penggiringan Opini
- Diduga Sebar Hoaks dan Provokasi, Akun Facebook Dilaporkan Kuasa Hukum Desa Belantaraya
- Beredar Video Cekcok Kades–Warga di Desa Sekara Kemuning, Nama Presiden Ikut Terseret
- Pro-Kontra Warnai Demo di Belantara Raya, Dukungan Tak Solid — Mekanisme Pemberhentian Kades Disorot
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena tahun anggaran 2025 segera berakhir, sementara masih banyak program dan kegiatan desa yang belum terlaksana sepenuhnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan mengejar waktu pelaksanaan kegiatan, mengingat kini sudah memasuki bulan November dan tidak lama lagi penyusunan anggaran untuk tahun 2026 akan dimulai, sejumlah perangkat desa mengaku pesimis.
"Kalau belum cair tahap kedua, bagaimana mau kejar kegiatan? Sekarang sudah akhir tahun, sebentar lagi penyusunan anggaran 2026,” ungkap salah seorang staf desa lainnya.
Media ini kemudian mencoba mengonfirmasi langsung kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Inhil terkait masih banyaknya desa yang belum menerima pencairan tahap kedua tersebut.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, Kadis PMD Inhil belum memberikan tanggapan apapun, meskipun pesan konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp telah centang dua dan terbaca.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat dan perangkat desa, apakah seluruh kegiatan tahun 2025 dapat terlaksana 100 persen, mengingat waktu yang tersisa hanya sekitar satu bulan lebih sebelum memasuki tahun anggaran baru 2026.**

Tulis Komentar