Seleksi Jajaran Pimpinan BRK, Ketua LLMB Karimun: Kami Cuma Percaya Irwan Nasir
KILASRIAU.com - Ketua DPD Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau Zulfikar ikut bersuara terkait proses seleksi jajaran pimpinan Bank Riau Kepri. Dia berpendapat, mereka yang dipilih nantinya, hendaklah yang benar-benar mengerti dengan kondisi ekonomi berdasarkan teritorial.
"Kami berharap pimpinan BRK, baik komisaris maupun direksi, carilah orang-orang yang ngerti dengan kondisi ekonomi di daerah," saran Zulfikar.
Zulfikar memberi contoh soal bantuan, masih banyak pelaku usaha yang belum menikmatinya. Bahkan bantuan dari bank daerah tersebut dinilai belum memberikan rasa keadilan.
- Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi
- PLN ULP Tembilahan Umumkan Pemadaman Listrik Terencana pada 11 April 2026
- Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dimulai, Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Batch I
- Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026
- Pemkab Inhil Terus Mematangkan Persiapan Keberangkatan CJH Tahun 2026
"Contohnya kami di Kepri, wilayah laut, tapi usaha yang menyangkut dengan perikanan tak pernah dapat bantuan BRK. Sementara yang usaha lele di darat dapat pula. Usaha belacan tak lolos BRK, tapi usaha tempe dapat pula," ujarnya menyontohkan.
Menurut Zulfikar, BRK bukan sekadar untuk PNS, apalagi cuma untuk masyarakat Riau. Masyarakat Kepri juga berharap fungsi BRK hadir di tengah-tengah mereka yang membutuhkan.
"Kami tak perlu ahli ekonomi. Kami perlu pimpinan yang mengerti kebutuhan kami," tambahnya.
Masih menurut Zulfikar, dari sekian nama yang diajukan dalam seleksi pimpinan BRK, hanya satu yang dinilai mengerti persoalan daerah dan kebutuhan masyarakat setempat.
"Dari sekian nama yang dicalonkan, kami cuma percaya dengan Bang Irwan Nasir untuk menjadi salah satu pucuk pimpinan. Apakah direksi atau komisaris, kami tak masalah. Yang penting pemimpin yang ngerti dengan wilayah dan kebutuhan masyarakat di Kepri ini," pungkasnya.

Tulis Komentar