Pengoperasian Jembatan Marhum Bukit Menunggu Hasil Uji Beban
KILASRIAU.com - Jembatan Sultan Abdul Jalil Syah (Marhum Bukit) atau bisa dikenal jembatan Siak IV Pekanbaru, akan diresmikan pada 14 Februari mendatang oleh Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim.
Saat peresmian Pemprov Riau juga akan mengundang Gubernur Riau terpilih Syamsuar, mantan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Ketua DPRD Riau dan Forkompinda Riau.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau, Dadang Eko Purwanto, Jumat (8/2/2019) saat uji beban jembatan Marhum Bukit.
- Kualitas Udara Memburuk, Pemprov Riau Siapkan 18 Ribu Pcs Masker dan Oksigen untuk Pelalawan
- Mandi Bersama Istri di Sungai Kuantan, Remaja 17 Tahun Hanyut dan Tenggelam
- Mafirion Kecam Penyanderaan 9 Anak di Papua: Bebaskan Mereka, Keselamatan Tak Bisa Ditawar!
- Kecelakaan Antara Speedboat dengan Pompong di Sungai Indragiri, Tidak Ada Korban Jiwa
- Api Lahap Rumah Warga di Tembilahan, Kerugian Materiil Diperkirakan Rp350 Juta
"Hari ini kita uji beban jembatan Marhum Bukit didampingi Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKTJ). Insya Allah tanggal 14 Februari sudah bisa kita resmikan, dan kita undang mantan Gubernur Riau, Gubernur Riau terpilih, Ketua DPRD dan Walikota Pekanbaru," kata Dadang.
Sebelum diresmikan, sebut Dadang, pihak kontraktor akan menyelesaikan beberapa pekerjaan finishing seperti Expansion Joint, trotoar dan pengaspalan yang ditargetkan seminggu ke depan selesai.
Lebih lanjut Dadang menyampaikan proses uji beban jembatan. Dimana uji beban didampingi oleh KKTJ Kementerian PUPR yang menghadirkan ahli kontruksi dari perguruan tinggi ternama seperti UGM, ITB dan UI.
"Prosedur yang kita jalani ini (uji beban) untuk keamanan jembatan dan penggunanya. Lebih baik menyakinkan terlebih dahulu sebelum dioperasikan," katanya.
Ditanya kapan bisa dioperasikan, Dadang menyatakan pengoperasian jembatan tetap menunggu hasil analisa tim KKTJ atas uji beban yang dilakukan. Sehingga itu menjadi dasar Kementerian PUPR mengeluarkan sertifikat layak operasi jembatan tersebut.
"Jadi meski pun nanti sudah diresmikan, jembatan ini belum bisa dibuka. Karena kita melihat hasil catatan teman-teman KKTJ atas hasil uji beban ini. Hal itu agar semua benar-benar sefety demi keamanan kita bersama," tukasnya.

Tulis Komentar