Ketua PW-IWO Riau Dukung Langkah Kapolda Riau Tertibkan Tambang Emas Ilegal
KILASRIAU.com – Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, menyampaikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan dalam menertibkan praktik tambang emas ilegal (PETI) yang masih marak di sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Pernyataan ini disampaikan menyusul pelaksanaan operasi penertiban PETI oleh jajaran Polda Riau, Sabtu (23/8/2025).
Muridi menilai, tindakan Kapolda Riau tersebut mencerminkan komitmen serius kepolisian dalam menegakkan supremasi hukum serta menyelamatkan lingkungan dari kerusakan yang terus terjadi akibat aktivitas tambang liar. Ia menyebut operasi ini sebagai langkah konkret yang sangat dinantikan masyarakat, terutama yang selama ini terdampak langsung oleh keberadaan PETI.
“Kami dari PW-IWO Riau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan. Langkah ini patut didukung seluruh elemen masyarakat, karena PETI bukan hanya melanggar hukum, tapi juga telah merusak lingkungan, mencemari sungai, serta mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga,” ujar Muridi dalam keterangan tertulisnya.
- Bupati Inhil Tutup Wedding Expo dan Bazar UMKM Ramadan Fair 2026, Dorong Promosi Kreatif dan Penguatan Usaha Lokal
- Buka Wedding Expo dan UMKM Inhil Ramadan Fair 2026, Bupati Inhil Dorong Ruang Promosi dan Penguatan Ekonomi Lokal
- PT Korindo Komplit Karbon Siap Tampung Pinang Petani Inhil Mulai 9 Maret 2026
- Pemkab Inhil Gelar Ramadan Fair UMKM 2026, Dimeriahkan Berbagai Lomba dan Doorprize Menarik
- Bupati dan Ketua IWAPI Inhil Resmikan Outlet Oleh-Oleh UMKM, Perkuat Akses Pasar serta Ekonomi Lokal
Menurutnya, keberanian Kapolda dalam menggerakkan aparat untuk menertibkan tambang emas ilegal di lapangan merupakan sinyal positif bahwa penegakan hukum di Riau berjalan tanpa pandang bulu. Ia juga berharap operasi ini tidak hanya menjadi aksi sesaat, namun berkelanjutan hingga ke akar persoalan, termasuk menindak para aktor intelektual di balik praktik ilegal tersebut.
Lebih lanjut, Muridi menegaskan bahwa PW-IWO Riau sebagai organisasi profesi wartawan akan terus mendukung langkah-langkah strategis penegakan hukum yang berpihak pada kepentingan rakyat dan pelestarian alam.
"PW-IWO Riau berdiri bersama pihak yang menegakkan hukum dan keadilan. Kita tidak boleh memberi ruang bagi aktivitas yang merusak generasi masa depan. PETI harus dihentikan, dan para pelaku harus diproses secara hukum,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Muridi juga mengimbau rekan-rekan media di Riau untuk aktif mengawal jalannya penegakan hukum ini. Ia berharap insan pers tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan menyajikan informasi secara objektif, akurat, serta bertanggung jawab.
“Pers harus menjadi mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat dan mengawasi jalannya pemerintahan serta aparat hukum. Ini momentum yang baik untuk memperlihatkan peran pers yang sehat dan berintegritas,” ungkap Muridi.
Sementara itu, operasi penertiban PETI oleh Polda Riau dikabarkan menyasar sejumlah lokasi di wilayah yang selama ini terindikasi sebagai titik rawan aktivitas tambang emas ilegal. Aparat gabungan TNI-Polri dilibatkan dalam operasi tersebut guna memastikan ketertiban dan keamanan selama proses berlangsung.
Hingga saat ini, belum ada rincian resmi dari pihak Polda Riau terkait jumlah titik yang ditertibkan maupun pelaku yang diamankan. Namun pihak kepolisian memastikan bahwa operasi akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan.
PW-IWO Riau berharap langkah ini menjadi titik awal dari komitmen jangka panjang pemerintah dan aparat dalam menuntaskan persoalan tambang ilegal di bumi Lancang Kuning.


Tulis Komentar