Bea Cukai Aceh Mantapkan Langkah Penegakan Hukum Lewat Digital Forensics
KILASRIAU.com, Banda Aceh — Dalam rangka meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh menyelenggarakan kegiatan Program Peningkatan Kompetensi (PROKSI) dengan topik Digital Forensics, Rabu (13/8/2025) di Ruang Learning Corner Satellite (LCS) Kanwil DJBC Aceh.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai Kanwil Bea Cukai Aceh, dengan menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, yaitu Martua, Kepala Seksi Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan, serta Muhammad Rio Kushadi Mulia, Pelaksana Pemeriksa Bidang Penindakan dan Penyidikan.
Dalam sesi materi, para narasumber memaparkan teknik, prosedur, dan pentingnya digital forensics dalam mendukung tugas pengawasan dan penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai. Peserta juga mendapatkan wawasan praktis terkait pengumpulan, analisis, dan pengelolaan barang bukti digital untuk mendukung proses penanganan perkara.
- Lewat Rangkaian Edukasi, Bea Cukai Tanjung Perak Jelaskan Hal Ini ke Mahasiswa UM Gresik dan Unisya Lumajang
- Hacker Asal Perawang Siak Raih Sertifikat hingga Dolar dari Temuan Bug Keamanan Sistem Nasional dan Internasional
- Tim Telkom dan Bea Cukai Langsa Terobos Aceh Tamiang Buka Akses Internet
- Tak Perlu ke Disdukcapil, Warga Tembilahan Selesaikan Administrasi Kependudukan via Aplikasi Adinda
- Data Mengejutkan! Dari 250 Ribu Jurnalis Hanya 11,68% yang Tersertifikasi, Ini Temuan Fikom UMRI
Bea Cukai saat ini telah memiliki perangkat digital forensik yang memadai serta sumber daya manusia yang kompeten untuk mengoperasikan teknologi tersebut. Hal ini mendorong pengungkapan kasus yang lebih akurat, efisien, dan berbasis bukti digital yang sah secara hukum.
Kepala Kantor Wilayah DJBC Aceh menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, serta menekankan bahwa penguasaan teknologi, termasuk digital forensics, menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan tugas di era transformasi digital.
Melalui kegiatan PROKSI ini, Bea Cukai Aceh berharap dapat terus meningkatkan kompetensi pegawai, sehingga mampu memberikan pelayanan dan pengawasan yang optimal, transparan, dan profesional bagi masyarakat serta dunia usaha.

Tulis Komentar