Listrik Bisa Padam, Nyawa Bisa Melayang: PLN Tembilahan Larang Main Layangan Dekat Kabel
KILASRIAU.com – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tembilahan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahaya bermain layangan di dekat jaringan listrik.
Imbauan ini disampaikan sebagai bagian dari kampanye keselamatan ketenagalistrikan, khususnya dalam upaya mencegah gangguan pasokan listrik dan risiko kecelakaan.
Manager PLN ULP Tembilahan, Sabur Januardi, menegaskan bahwa layangan yang tersangkut di jaringan listrik tidak hanya mengganggu distribusi tenaga listrik, tetapi juga bisa membahayakan keselamatan jiwa.
- Green Policing: KTNA dan Polsek Concong Ajak Santri Rawat Alam
- Polsek Tempuling Laksanakan Pengamanan Pasar Wadai, Situasi Aman dan Kondusif
- 15 Unit Rumah Warga di Desa Simpang Gaung Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta
- Polsek Tempuling Laksanakan Blue Light Patroli, Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif
- Polsek Tempuling Bersama TNI dan Pemerintah Kecamatan Gelar Gotong Royong di Sungai Salak
“Layang-layang bisa menjadi salah satu penyebab gangguan listrik dan membahayakan keselamatan diri,” ujar Sabur Januardi, Jumat (22/6/25).
Sabur menjelaskan, masyarakat sebaiknya menghindari bermain layangan di area yang dekat dengan jaringan listrik. Ia mengingatkan orang tua untuk memberi pemahaman kepada anak-anak maupun orang dewasa mengenai potensi bahaya tersebut.
“Beritahu anak-anak kita atau orang dewasa tentang bahaya bermain layangan di dekat jaringan PLN. Bermain layangan sebaiknya di tanah lapang yang jauh dari jaringan PLN,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menghindari penggunaan kawat pada layangan karena bisa menghantarkan listrik dan menyebabkan kecelakaan fatal.
“Tidak bermain layangan menggunakan kawat. Ini sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan sengatan listrik,” pungkasnya.
PLN mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan keselamatan ketenagalistrikan di lingkungan masing-masing.
“Mari bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan ketenagalistrikan di lingkungan sekitar kita,” tutup Sabur.


Tulis Komentar