Bea Cukai Aceh Jadi Narasumber dalam Sosialisasi Percepatan Ekspor (Go-Ekspor) oleh Balai Karantina
KILASRIAU.com, Banda Aceh - Dalam rangka meningkatkan pemahaman mengenai layanan ekspor, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Aceh mengadakan kegiatan Sosialisasi Percepatan Ekspor (Go-Ekspor) yang berlangsung di Hotel Kyriad Muraya.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pejabat dan stakeholder terkait, termasuk Asral Efendi, Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai selaku narasumber dari Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Aceh.
Dalam acara tersebut, Asral Efendi selaku narasumber dari Bea Cukai Aceh menjelaskan mengenai prosedur dan regulasi terbaru yang berlaku untuk ekspor barang, sesuai dengan KMK 18/2025 dan pembahasan tentang sistem Single Submission (SSm) yang mempermudah proses pengajuan dokumen ekspor.
- Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Ketua TP-PKK Inhil Ikuti Forum Nasional Prasara–Vistara
- Selamatkan Satwa Dilindungi, YIARI dan OIC Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Bea Cukai Langsa
- Kepemimpinan Baru Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi ke Polres, Kejari, dan Denpom
- Lembaga Adat Melayu Riau Tetapkan 23 Februari Hari Ekosistem
- Kemendagri Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Inflasi Inhil Capai 6,38 Persen
Selain itu dalam acara tersebut dijelaskan juga mengenai tata cara dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha dalam melakukan ekspor, termasuk dokumen yang diperlukan dan langkah-langkah yang harus diikuti.
Dalam sosialisasi ini ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam proses bisnis ekspor. Dengan adanya sistem SSm Pabean-Karantina, pelaku usaha dapat melakukan pengajuan dokumen hanya sekali, mengurangi waktu dan biaya yang dikeluarkan.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan minat pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekspor.
"Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi para pelaku usaha di Aceh, serta mendorong mereka untuk memanfaatkan peluang ekspor yang ada," ujarnya.
Dengan dukungan dari pemerintah dan instansi terkait, diharapkan sektor ekspor Indonesia, khususnya dari Aceh, dapat terus berkembang dan berkontribusi pada perekonomian nasional.
Selain itu, dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan pelaku usaha dapat lebih memahami dan memanfaatkan layanan yang disediakan oleh Bea Cukai untuk mempercepat proses ekspor mereka.


Tulis Komentar