Kota Rusak, Warga Terancam: Truk Industri Menjajah Jalan Kota Perawang, Kinerja Polsek Dipertanyakan

Foto Trailer yang bebas keluar masuk jalur Kota Perawang

Tualang, KILASRIAU.com – Jalanan dalam Kota Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, kini tak ubahnya jalur industri. Setiap sore hingga malam, truk-truk trailer bertonase besar melenggang bebas di tengah padatnya lalu lintas warga. Pemandangan ini memicu keresahan luas dari masyarakat setempat.

Warga menilai aparat kepolisian, khususnya Polsek Tualang, gagal melakukan pengawasan dan penindakan. Padahal, larangan kendaraan berat masuk ke jalan kota telah tertuang jelas dalam sejumlah aturan, termasuk Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 17 Tahun 2021.

“Ini bukan lagi soal ketidaknyamanan, tapi ancaman nyata terhadap keselamatan. Jalan sempit, ramai, tapi truk-truk besar terus lewat seperti tak ada aturan. Di mana polisi?” ujar seorang pria yang tak ingin disebutkan namanya, Rabu (9/04/2025).

Menurut warga, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama. Truk-truk besar melintas di jam-jam sibuk, saat anak-anak pulang mengaji, pedagang memenuhi trotoar, dan lalu lintas padat oleh kendaraan pribadi. Beberapa insiden nyaris terjadi, termasuk kendaraan terserempet dan pejalan kaki yang hampir tertabrak saat truk bermanuver di jalan sempit.

Tak hanya mengancam keselamatan, maraknya kendaraan bertonase berat juga dikhawatirkan mempercepat kerusakan infrastruktur jalan dan merusak tatanan kota. Jalanan aspal yang tak dirancang untuk beban berat malah diterobos dan dilalui, mengakibatkan kerusakan karena tekanan kendaraan di luar batas kapasitas.

“Kota ini bisa rusak perlahan kalau tidak segera ditindak. Ini bukan sekadar lalu lintas, ini soal tata ruang, soal ketertiban kota. Kalau dibiarkan, Perawang akan rusak,” tegasnya.

Masyarakat meminta Kapolsek Tualang segera turun tangan melakukan penertiban dan memberikan sanksi tegas kepada pengemudi kendaraan berat yang melanggar jalur. Pemerintah daerah juga diminta memperjelas aturan jam operasional kendaraan industri dan memperkuat rambu larangan di area pemukiman.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polsek Tualang mengenai keluhan warga terkait pelanggaran lalu lintas oleh kendaraan bertonase besar di wilayah perkotaan Perawang.






Tulis Komentar