Kasus DBD di kediri Semakin Tinggi, Caleg Perindo Gencar Lakukan Fogging
KILASRIAU.com - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) mewabah di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim), yang jumlah kasusnya tinggi.
Menyikapi hal ini, para calon legislatif (caleg) Partai Perindo langsung turun melakukan fogging di permukiman padat penduduk.
Caleg DPR RI Partai Perindo, Dapil Jatim 6, Jeannie Maria Monica Latumahina memaparkan, fogging dilakukan di tiga dusun di Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo.
- Kebakaran Hanguskan Los Pasar Selodang Kelapa di Tembilahan, Tidak Ada Korban Jiwa
- Polsek Tempuling Gelar KRYD, Antisipasi Premanisme dan Gangguan Kamtibmas
- Dukung Penataan Pasar dan Wajah Kota, Satpol PP Inhil Tertibkan Kios di Kawasan Eks Air Mancur dan Pasar Tengah
- Bupati Inhil Minta Seluruh Elemen Masyarakat Konsisten Laksanakan Gerakan Jum'at Bersih
- Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas
Dirinya menambahkan, kegiatan itu berawal dari permintaan masyarakat di Desa Ngebrak. Masyarakat khawatir karena di desa mereka DBD mewabah.
“Kami melakukan fogging di tiga dusun di desa ini untuk mempersempit penyebaran wabah demam berdarah. Kasus DBD di daerah ini masih tinggi, terutama anak-anak,” kata caleg nomor urut 5 itu.
Jeannie Latumahina mengatakan, melalui pengasapan di permukiman penduduk, dirinya dan caleg Perindo juga bisa mengenalkan dan mendekatkan diri kepada masyarakat.
Dia berharap masyarakat mengetahui bahwa Perindo memiliki banyak program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk fogging.
Sementara Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Kediri, Heri Purnawirawan mengatakan, selama ini menerima banyak permintaan pengasapan dari masyarakat. Partai Perindo merespons permintaan masyarakat dan langsung turun melakukan fogging sebagai wujud perhatian kepada masyarakat.
“Kami mengatur jadwal melakukan fogging dari desa ke desa karena banyak permintaan fogging dari masyarakat. Karena kasus DBD di daerah ini masih tinggi, bahkan sudah ada korban jiwa,” kata Heri Purnawirawan.
Sementara itu, dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, sedikitnya sembilan orang meninggal dunia akibat terjangkit DBD di daerah ini. Sementara itu, ratusan orang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Tulis Komentar