Cek Kesehatan dan konsultasi Gizi Gratis di Area CFD
KILASRIAU.com - Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) menyediakan pengecekan kesehatan dan konseling gizi gratis dalam rangka Hari Gizi Nasional ke 59 pada Minggu (27/1/2019).
Cek kesehatan ini diberikan kepada warga DKI Jakarta yang beraktifitas di area car free day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Di tempat itu warga bisa mengecek berbagai kondisi kesehatannya mulai dari tinggi dan berat badan, kadar gula darah, kolesterol, tekanan darah, kadar air, massa otot, hingga asam urat.
- Ketua TP PKK Inhil Lakukan Penelitian Akademik di Bappeda dan Dinas Kesehatan
- Bupati Inhil Resmikan Jamban Sehat Percontohan di Ponpes Daarul Rahman, Perkuat PHBS dan Upaya Pencegahan Stunting
- Wabup Inhil Yuliantini Resmikan Poliklinik Stunting RSUD Puri Husada, Perkuat Sistem Rujukan dan Layanan Anak
- Katerina Susanti Perkuat Peran Posyandu dalam Mendukung Enam Bidang Pelayanan Dasar di Tempuling
- Wabup Yuliantini bersama Ketua PMI Hj. Katerina Susanti Tutup Diklatsar KSR PMI Angkatan I Tahun 2026
Setelah melakukan cek kesehatan, warga akan didampingi anggota Persagi menuju meja konsultasi dan edukasi bagaimana pola gizi yang sesuai dengan kondisi kesehatannya.
Setelah berkonsultasi, para ahli gizi memberikan goody bag yang berisi sarapan sehat. Kegiatan itu berlangsung dari pagi tadi hingga jadwal CFD usai pada pukul 11.00 WIB.
Ketua Umum Persagi Minarto mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan untuk mengedukasi masyarakat dan membangkitkan kesadaran akan pentingnya pengetahuan tentang gizi yang baik.
"(Kegiatan ini) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku gizi yang baik Kan kita tahu semua sekarang, stunting (gangguan pertumbuhan pada anak) sudah mulai turun, tapi obesitas meningkat.
Jadi ini semua terkait dengan masalah-masalah perilaku pengetahuan masyarakat, apa yang mereka perlukan... ini yang coba kita dorong," kata Minarto.
Dalam memberikan layanan cek kesehatan dan konseling gizi gratis itu, Persagi melibatkan seluruh ahli gizi yang berada di Jabodetabek.
"(Yang terlibat) konselor-konselor dari Jabodetabek, ada teman-teman dari perguruan tinggi gizi, lalu juga asosiasi-asosiasi gizi yang ada di Jabodetabek," tambah Minarto.

Tulis Komentar