Perayaan Imlek Meriah, Kapolres Ajak Warga Inhil Belajar Toleransi Antar Sesama
KILASRIAU.com - Bhineka tunggal ika mengajarkan setiap warga Republik Indonesia untuk saling menghargai satu sama yang lain, baik dalam konteks keberagaman kebudayaan maupun keagamaan.
Hal tersebut sangat mudah di temui di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, apalagi pada saat perayaan hari besar, masyarakat di Kabupaten Inhil selalu mengedepankan sikap toleransi saling menghargai satu sama lain.
Atmosfer kental keberagaman, kebudayaan dan keagamaan, sangat dirasakan Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, SH., S.I.K dan jajarannya saat melaksanakan kunjungan pada momen jelang dan setelah perayaan tahun baru Imlek 2576 kongzili di Kota Tembilahan.
- PMI Inhil Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan
- Kemnaker Transformasikan BPVP Jadi Mini Campus yang Adaptif dan Modern
- Ekspose Percepatan Pembangunan dan Manajemen Talenta ASN, Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi
- Nawakara Perkuat Kapabilitas Rescue dan Jejaring Global melalui Partisipasi dalam 2nd Mission of Light Challenge di China
- Jelang Penutupan MagangHub Batch III, Kemnaker Imbau Peserta, Mentor, dan Operator Lengkapi Tahapan Akhir
Pasalnya, ratusan warga Tionghoa yang berkumpul di Vihara Budi Bhakti jalan Ahmad Yani, sangat ramah sekali, hidup berdampingan dengan warga non Tionghoa.
Perayaan Imlek tidak hanya di Kota Tembilahan saja, di Kecamatan Kateman dan Mandah juga sama dilaksanakan Perayaan Imlek. Momen penuh makna itu turut dihiasi dengan tradisi tarian Barongsai dan ritual Ibadah lainnya bagi warga Tionghoa.
Selain mengucapkan syukur kepada Tuhan, warga Tionghoa berharap tahun baru yang bershio ular kayu bisa mebawa keberuntungan lebih baik dimasa akan datang.
Kapol Inhil AKBP Farouk Oktora menyebutkan selama pelaksanaan Imlek, petugas keamanan akan terus melaksanakan pengamanan kamtibmas.
"Supaya berjalan lancar, petugas kita minta tetap berjaga hingga selesai nantinya. Meskipun kita percaya masyarakat Inhil sangat cinta perdamaian dan menjunjung tinggi toleransi keberagaman dan kebudayaan, inilah momentum kita belajar hal tersebut," ujar Kapolres Inhil.
Lebih lanjut, "Mari kita belajar memahami makna apa sebenarnya suatu toleransi sesama umat beragama. Tentunya ini bertujuan agar saling menghargai satu sama lain. Begitulah kunci perdamaian seperti makna bhinneka tunggal ika, walaupun berbeda kita tetap satu jua, semoga kita bisa menjaga hal itu demi kebaikan bersama," tutupnya.

Tulis Komentar