Perayaan Imlek Meriah, Kapolres Ajak Warga Inhil Belajar Toleransi Antar Sesama
KILASRIAU.com - Bhineka tunggal ika mengajarkan setiap warga Republik Indonesia untuk saling menghargai satu sama yang lain, baik dalam konteks keberagaman kebudayaan maupun keagamaan.
Hal tersebut sangat mudah di temui di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, apalagi pada saat perayaan hari besar, masyarakat di Kabupaten Inhil selalu mengedepankan sikap toleransi saling menghargai satu sama lain.
Atmosfer kental keberagaman, kebudayaan dan keagamaan, sangat dirasakan Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, SH., S.I.K dan jajarannya saat melaksanakan kunjungan pada momen jelang dan setelah perayaan tahun baru Imlek 2576 kongzili di Kota Tembilahan.
- MTQ ke-10 Tingkat Kecamatan Batang Tuaka Diharapkan Lahirkan Generasi Qurani Berprestasi
- Bupati Inhil Pastikan Penanganan Korban Gigitan Monyet Liar Berjalan Optimal
- Peringati Hari Anak Nasional, Ketua TP PKK Inhil Sambut Anak Berisiko Stunting Asal Desa Sungai Luar di Kedaton
- Wakil Bupati Inhil Yulianti dan Wakil Bupati Kampar Misharti Hadiri Upgrading Leadership KKIH Pekanbaru
- Kapolres dan Bupati Inhil Turun Langsung Tinjau 11 Korban Gigitan Monyet, Pengobatan Gratis, Perburuan Terus Berlanjut
Pasalnya, ratusan warga Tionghoa yang berkumpul di Vihara Budi Bhakti jalan Ahmad Yani, sangat ramah sekali, hidup berdampingan dengan warga non Tionghoa.
Perayaan Imlek tidak hanya di Kota Tembilahan saja, di Kecamatan Kateman dan Mandah juga sama dilaksanakan Perayaan Imlek. Momen penuh makna itu turut dihiasi dengan tradisi tarian Barongsai dan ritual Ibadah lainnya bagi warga Tionghoa.
Selain mengucapkan syukur kepada Tuhan, warga Tionghoa berharap tahun baru yang bershio ular kayu bisa mebawa keberuntungan lebih baik dimasa akan datang.
Kapol Inhil AKBP Farouk Oktora menyebutkan selama pelaksanaan Imlek, petugas keamanan akan terus melaksanakan pengamanan kamtibmas.
"Supaya berjalan lancar, petugas kita minta tetap berjaga hingga selesai nantinya. Meskipun kita percaya masyarakat Inhil sangat cinta perdamaian dan menjunjung tinggi toleransi keberagaman dan kebudayaan, inilah momentum kita belajar hal tersebut," ujar Kapolres Inhil.
Lebih lanjut, "Mari kita belajar memahami makna apa sebenarnya suatu toleransi sesama umat beragama. Tentunya ini bertujuan agar saling menghargai satu sama lain. Begitulah kunci perdamaian seperti makna bhinneka tunggal ika, walaupun berbeda kita tetap satu jua, semoga kita bisa menjaga hal itu demi kebaikan bersama," tutupnya.

Tulis Komentar