Pj Bupati Inhil Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2025
KILASRIAU.com – Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Erisman Yahya, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Inhil mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 secara virtual di ruang video conference Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfopers) Kabupaten Inhil pada Senin (13/1/2025) pagi.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, dan diikuti oleh pejabat tinggi Madya Pratama kementerian/lembaga, gubernur, bupati, serta wali kota dari seluruh Indonesia.
Dalam rapat tersebut, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, memaparkan tinjauan inflasi nasional pada akhir tahun 2024. Pudji menyebutkan bahwa secara bulanan, Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,44% pada Desember 2024, sementara sepanjang tahun 2024 tercatat inflasi sebesar 1,57%.
- Tindak Lanjuti Aduan Buruh, Kemnaker Mediasi Kasus PHK 133 Pekerja PT Amos Indah Indonesia
- Kemnaker dan Ubhara Jaya Sepakat Berkolaborasi Siapkan SDM Kompeten dan Siap Kerja
- Ketua TP PKK Inhil Hadiri Gelar Kasus Anak Korban Kekerasan, Perkuat Sinergi Perlindungan Anak
- Pemkab Inhil Raih WTP Ke-10, Wabup Yuliantini Ajak ASN Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah
- Bupati Herman Dukung Reforma Agraria Sebagai Kebijakan Strategis Nasional
“Berdasarkan indeks perkembangan harga (IPH) pada minggu kedua Januari 2025, terdapat 36 provinsi yang mengalami kenaikan IPH, sementara 2 provinsi mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya,” jelas Pudji.
Beberapa komoditas yang menjadi penyumbang kenaikan IPH di sebagian besar provinsi adalah cabai rawit, cabai merah, dan daging ayam ras.**

Tulis Komentar