Ratusan Rumah di Desa Pati Terendam Luapan Sungai Silugonggo
KILASRIAU.com - Ratusan rumah di dua desa di Pati terendam banjir luapan Sungai Silugonggo. Genangan air masih dimungkinkan semakin tinggi jika hujan di kawasan hulu masih belum berhenti.
Banjir menggenangi wilayah sebagian loaksi di Desa Sunggingwarno dan Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Pati, Sabtu (26/1/19). Berdasarkan hasil pantauan patroli Sat Sabhara Polres Pati, total ada 252 unit rumah di Desa Sunggingwarno yang telah terendam air. Sementara di Desa Banjarsari, terdata sebanyak 3 rumah yang terendam banjir.
Tak hanya itu, banjir juga merendam seluas 50 hektare sawah, 35 hektare pekarangan, dan jalanan desa setempat sejauh 2 kilometer.
"Di jalanan genagan air setinggi 30 sampai 40 sentimeter. Air masuk ke dalam rumah warga kurang lebih 252 unit, jumlah bisa bertambah apabila curah hujan naik," terang Kasat Sabhara Polres Pati, AKP Sugino, Sabtu (26/1/19) sore.
"Warga setempat belum mau mengungsi karena alasan mengamankan harta benda. Sambil menunggu peningkatan kedalaman air, baru kemudian kemungkinan mau untuk mengungsi," imbuh Sugino.
- Kebakaran Hanguskan Los Pasar Selodang Kelapa di Tembilahan, Tidak Ada Korban Jiwa
- Polsek Tempuling Gelar KRYD, Antisipasi Premanisme dan Gangguan Kamtibmas
- Dukung Penataan Pasar dan Wajah Kota, Satpol PP Inhil Tertibkan Kios di Kawasan Eks Air Mancur dan Pasar Tengah
- Bupati Inhil Minta Seluruh Elemen Masyarakat Konsisten Laksanakan Gerakan Jum'at Bersih
- Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas
Sementara Babinsa Desa Banjarsari, Sertu Edi Asluri, menyebut, pihak TNI saat ini juga telah terjun ke lokasi kejadian bersama dengan tim Tagana Pati. Disebutkannya, telah disediakan perahu karet guna evakuasi warga sewaktu-waktu.
"Kondisi curah hujan yang sangat tinggi sampai saat ini kemungkinan besar air sungai Silugonggo bisa semakin besar luapannya ke perkampungan warga. Maka dari itu kita bersama tim Tagana Pati mempersiapkan diri untuk penanggulangan bencana supaya tidak terjadi korban jiwa," paparnya.

Tulis Komentar