Pj Bupati Erisman Yahya Sampaikan Keprihatinan atas Bencana Longsor di Tanah Merah
KILASRIAU.com – Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir, H. Erisman Yahya, menyampaikan rasa keprihatinan mendalam dan belasungkawa atas bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu, 4 Desember 2024, sekitar pukul 23.30 WIB, mengakibatkan 11 rumah warga ambruk ke Sungai Indragiri.
Lokasi bencana berada di Jalan AEC, Gang Selamat, Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material yang dialami warga cukup signifikan. Sebanyak 13 kepala keluarga (KK), yang terdiri atas 41 jiwa, terdampak akibat longsor ini.
- Peringati HUT ke-80 Persit KCK, Kodim 0314/Inhil Tanam Pohon Mangrove
- Hadapi Ancaman Kemarau 2026, BPBD Inhil Perkuat Kedisiplinan dan Respons Cepat TRC
- Polsek Kateman bersama Buruh dan Manajemen PT Pulau Sambu Group Tanam Bibit Pohon di Kateman Peringati May Day 2026
- SRI Muda Indragiri Resmi Ajukan Audiensi ke DPRD Inhil Terkait Konflik Lahan Masyarakat di Kemuning
- Peringati Hari Bumi 2026 dan Hut ke 65, Utama Karya Tanam 17.000 Pohon di Seluruh Jalan Tol Kelolaan
Dalam pernyataannya, H. Erisman Yahya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh kepada warga yang terdampak.
“Kami sangat prihatin atas bencana ini. Pemerintah daerah, melalui BPBD dan pihak terkait, akan terus bekerja untuk menangani dampak longsor serta memastikan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi,” ujarnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indragiri Hilir bersama pemerintah kecamatan dan Polsek Tanah Merah telah melakukan pendataan kerusakan serta identifikasi pemilik rumah yang menjadi korban longsor. Barang-barang milik warga yang masih bisa diselamatkan telah dipindahkan oleh tim gabungan.
Sementara itu, warga yang kehilangan tempat tinggal saat ini dievakuasi ke rumah kerabat atau tetangga. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan langkah-langkah penyaluran bantuan guna meringankan beban warga terdampak.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada, terutama di wilayah rawan bencana. Pemerintah akan terus memonitor dan mengambil langkah antisipasi untuk mencegah bencana serupa di masa mendatang,” tambah H. Erisman Yahya.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir juga berencana memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan pasca-bencana. Semua pihak diharapkan dapat bersinergi dalam membantu warga yang terdampak agar dapat kembali bangkit.

Tulis Komentar