Pemkab Inhil Ikuti Rapat Pengendalian Inflasi Daerah Secara Virtual
KILASRIAU.com – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Inhil, Junaidy Ismail, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Inhil, kembali mengikuti rapat rutin pengendalian inflasi daerah tahun 2024 secara virtual di ruang video conference Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Inhil. (11/11/2024).
Dalam rapat ini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Pudji Ismartini, memaparkan tinjauan inflasi dan perkembangan harga untuk minggu pertama November 2024.
"Pada Oktober 2024, secara bulanan, Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,08% setelah lima bulan sebelumnya mengalami deflasi," ujar Pudji Ismartini dalam paparannya.
- Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Ketua TP-PKK Inhil Ikuti Forum Nasional Prasara–Vistara
- Selamatkan Satwa Dilindungi, YIARI dan OIC Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Bea Cukai Langsa
- Kepemimpinan Baru Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi ke Polres, Kejari, dan Denpom
- Lembaga Adat Melayu Riau Tetapkan 23 Februari Hari Ekosistem
- Kemendagri Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Inflasi Inhil Capai 6,38 Persen
Ia juga menambahkan bahwa, "Secara nasional, jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama November 2024 lebih banyak dibandingkan dengan kabupaten/kota yang mengalami penurunan IPH."
Untuk diketahui, komoditas penyumbang terbesar terhadap kenaikan inflasi di wilayah Sumatera pada periode minggu pertama November 2024 adalah daging ayam ras dan bawang merah.
Kedua komoditas ini menjadi kontributor utama dalam kenaikan harga yang terjadi di beberapa daerah di Sumatera.


Tulis Komentar