Pj Bupati Inhil Hadiri Press Release BRS Inflasi Kota Tembilahan Bulan Juni 2024
KILASRIAU.com - Pj Bupati Inhil yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhil, Junaidi Ismail menghadiri acara Press Release Berita Resmi Statistik (BRS) Infalsi Kota Tembilahan bulan juni tahun 2024, bertempat di Aula Rapat kantor Bappeda, senin (01/07/2024).
Acara yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indragiri Hilir ini turut dihadiri, perwakilan unsur Forkopimda, Kepala BPS Inhil beserta jajaran, Kabag Perekonomian dan Stakeholder terkait.
Dalam Press Release nya Kepala BPS Inhil, Sudiro, SST, M.Si menyampaikan, pada juni 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Tembilahan sebesar 3,14 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,15.
- Bupati Inhil Resmi Buka Rakor Lintas Program dan Lintas Sektor Implementasi Integrasi Layanan Primer
- Perkuat Pengawasan dan Pelayanan di Bidang Kepabeanan dan Cukai, Bea Cukai Langsa Catat Kinerja Positif Pada Semester I Tahun 2026
- Bea Cukai Aceh Catat Penerimaan Rp317,4 Miliar hingga Semester I 2026, Bea Keluar Lampaui Target APBN
- Menaker Tekankan Transformasi Balai K3 Jadi Pusat Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
- Wamenaker: Peningkatan Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja Masa Depan
Dijelaskannya, Perkembangan harga berbagai komiditas pada juni 2024 secara umum menunjukan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Inhil, pada juni 2024 terjadi inflasi year-on-year sebesar 3,14 persen, atau terjadi kenaikan IHK dari 102,92 pada juni 2023 menjadi 106,15 pada juni 2024.
"Di Provinsi Riau, kota Pekanbaru menjadi kota yang memiliki inflasi y-on-y terendah sebesar 3,12 persen dengan IHK 106,84. Sedangkan Kabupaten Kampar menjadi Kabupaten dengan inflasi tertinggi yaitu sebesar 4,38 persen secara y-on-y dengan IHK 108,26," ujarnya.
Sementara itu Pj Bupati Inhil melalui Asisten II Junaidi Ismail, mengajak seluruh stakeholder terkait untuk sama-sama menjaga stabilitas harga konsumen di Kabupaten Indragiri Hilir.
"Dengan adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen yang cukup signifikan, untuk itu kami berharap kepada seluruh rekan-rekan stekholder pemangku kepentingan untuk bisa sama-sama menjaga stabilitas pengendalian harga konsumen," harapnya.

Tulis Komentar