Masyarakat Keluhkan Terkait Pembayaran Naik kapal Ponton Penyeberangan Milik PT. Putra Muda Brothers
KILASRIAU.com, Batanghari - Masyarakat Desa Sungai Lingkar dan sekitarnya di Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, mengungkapkan keluhan terkait sistem pembayaran Naik kapal ponton penyeberangan, yang ponton tersebut yang disediakan buat masyarakat oleh PT. Putra Muda Brothers (PMB).25-05-2024
Ponton tersebut menjadi sarana utama bagi warga desa untuk menyeberangi sungai yang memisahkan wilayah mereka dengan kebun meraka. Namun, pembayaran yang terus menerus dianggap tidak adil oleh sebagian besar penduduk.
- Di Tengah Anggaran Ratusan Miliar Rehabilitasi Mangrove, Ribuan Hektare Kebun Kelapa Inhil Terus Rusak, Satwa Liar Mulai Turun ke Permukiman
- Tanaman Pekarangan Dan Jagung Pipil Untuk Ketahanan Pangan Indonesia Dari Indragiri Hulu
- Mahasiswa KKN Universitas Riau Laksanakan Penanaman dan Penyerahan TOGA kepada Pemerintah Desa Sako
- Perkuat Benteng Pesisir Sekaligus Dorong Ekonomi Masyarakat
- Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam 5.000 Bibit Mangrove Serentak dan di 21 Polsek Jajaran Peringati Hari Mangrove Sedunia
Salah satu tokoh masyarakat, Bapak Herman, mengatakan, "Kami merasa sangat dirugikan dengan sistem pembayaran ini. Karna apa, yang disediakan oleh PT. Putra Muda Brothers (PMB) Itu adalah hak kami sebagai masyarakat, yang di ambil dari dana (TJSL) atau yang disebut (CSR).ucapnya
Menurut beberapa warga lainnya, mereka berharap pihak dari PT. Putra Muda Brothers (PMB) benar benar menggunakan dana CSR untuk masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi semata.tandasnya.

Tulis Komentar