Drs. Mukhlis Resmi Pimpin Badilag MA-RI (19/03/2024/HK)
KILASRIAU.com, Jakarta - Yangmulia Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. Syarifuddin, S.H., M.H resmi melantik Muchlis sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Badan Peradilan Agama (Badilag) dan Marsma TNI Yuwono Agung Nugroho sebagai Dirjen Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (BadimilTUN) MA.
Setelah kurang lebih 1 tahun lamanya terjadi kekosongan di dua jabatan Direktur yakni Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama dan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara akhirnya pada hari Senin Ketua Mahkamah Agung Yangmulia Prof. Dr. Syarifuddin, S.H., M.H resmi mengambil sumpah Jabatan 2 Dirjen yang dilaksanakan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 14/TPA Tahun 2024 tanggal 8 Maret 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Sekretariat Mahkamah Agung.
- Polres Indragiri Hilir Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Kamtibmas
- Bupati Inhil Hadiri Fun Night Run Hari Bhayangkara ke-80, Sinergitas Polri dan Masyarakat
- Ketua PW IWO Riau dan Andi Darma Taufik Bahas Beragam Persoalan Masyarakat
- Gladi Bersih 6.100 Penari Joget Mande Digelar, Inhil Siap Pecahkan Rekor MURI
- Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Yangmulia Prof. Dr. Syarifuddin, S.H., M.H dalam sambutannya, berpesan agar dua dirjen yang baru dilantik tersebut untuk menunaikan amanat barunya dengan sebaik-baiknya.
“Pada pundak saudara terpikul tanggung jawab untuk membangun dan memajukan peradilan Indonesia di masa depan. Ada di tangan saudara tersimpan kewenangan yang menjadi tumpuan bagi keberlanjutan program-program strategis Mahkamah Agung di masa yang akan datang, khususnya di lingkungan peradilan yang saudara pimpin. Laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Yangmulia Prof. Dr. Syarifuddin, S.H., M.H berharap pelantikan kali ini dapat membawa berkah baik bagi diri sendiri maupun lembaga peradilan Indonesia dalam rangka melanjutkan perwujudan program visi MA di masa depan.
Guru Besar Universitas Diponegoro itu mengingatkan kembali beberapa hal yang patut menjadi fokus dua dirjen baru tersebut selama menjalankan kepemimpinan, salah satunya mengenai pentingnya inovasi dalam pelayanan peradilan.
Ia mencatat telah banyak inovasi yang diciptakan satuan-satuan peradilan, baik yang berbasis IT dan digital maupun yang bersifat inovasi pelayanan. www. pa.tembilahan.go.id

Tulis Komentar