Pelaku Pembunuhan di Desa Pebenaan Dalam Pengejaran Pihak Kepolisian
KILASRIAU.com - Pelaku pembunuhan dalam keluarga sedang ditangani oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Keritang Polres Indragiri Hilir.
Pelaku pembunuhan inisial S (dalam lidik) tengah dikejar daerah perkebunan sawit.
Kapolres Inhil AKBP Budi Setiawan melalui Kapolsek Keritang Iptu Ramli Samosir menjelaskan peristiwa ini terjadi pada Jum'at pagi (8/3/2024), di Parit Kepol Laut, Dusun Tanjung Putus RT 003 Desa Pebenaan, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil.
- Komisaris PT Tsalsa Yada Agrindo Diduga Beri Keterangan Palsu, Direktur Laporkan Balik ke Polda Riau
- Kasus Dugaan Pemerasan Oknum LSM Terungkap di Sidang, Saksi: Terdakwa Tak Pernah Minta Uang
- Heboh Dugaan Pungli, Dinkes Inhil Klarifikasi Sistem Piket di Puskesmas Sungai Iliran
- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Sita 29,5 Gram Sabu di Kecamatan Kempas
- Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Amankan 60 Gram Barang Bukti
"Pagi itu, pelaku emosi karena istrinya membeli rokok murah untuknya. Anak tiri pelaku, bernama Riandi (24) mencoba menenangkan situasi, dengan berkata "Bah, Mak tu lagi masak di dapur, ngapa di suruh beli rokok, setelah dibelikan Bapak marah Mak Pula", mendengar perkataan korban, pelaku mengayunkan parang," kata Kapolsek
Istri pelaku yang berada di diantara keduanya menahan parang yang diayunkan, hingga melukai tangan istrinya. Tak sampai disitu pelaku juga mengejar korban dan langsung mengayunkan parang ke arah kepala dan lengan korban.
"Setelah terkena parang, korban terjatuh ke kolam, pelaku menenggelamkan kepala korban menggunakan kakinya," jelas Iptu Ramli.
Melihat kejadian itu istri pelaku berlari minta tolong kepada masyarakat sekitar, kemudian datang 2 orang warga langsung mencoba melerai.
"Pelaku langsung melarikan diri. Masyarakat laku melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Pebenaan atas peristiwa tersebut," ujarnya.
Pelaku kini masih dalam pengejaran di dalam perkebunan sawit Desa Pebenaan.
"Pelaku dalam pengejaran. Anggota yang ada di lokasi mengamankan TKP dan barang bukti, keterangan para saksi dan visum terhadap korban," pungkasnya.


Tulis Komentar