Pimpin Upacara 17-an, Danlanud RSA Natuna Bacakan Amanat Kasau
Kilasriau.com - Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Raden Sadjad (RSA) Natuna, Kolonel Pnb Dedy Iskandar, S.Sos., M.M.S., M.Han., memimpin Upacara Bendera 17-an di Main Apron Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (19/2/2024).
Upacara ini diikuti oleh seluruh personel Lanud RSA, Satrad 212 dan Denhanud 477 Kopasgat Natuna.
Dalam amanatnya, Danlanud RSA membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., menekankan bahwa modernisasi alutsista merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang profesional dan disegani.
- Kepala BIN Muhammad Herindra Dilantik Jadi Ketum PB ESI, Prestasi Esports Lebih Tinggi Jadi Target
- Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
- Perdagangan Aceh Semester I 2026 Catat Surplus USD105,4 Juta, Ekspor Didominasi Batu Bara
- Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja
- Kemnaker Paparkan Langkah Konkret Indonesia Hadapi Perubahan Dunia Kerja di Forum ASEAN

"Modernisasi alutsista dengan mengakuisisi berbagai platform matra udara yang tangguh, modern, dan sesuai dengan kebutuhan TNI AU, merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan TNI AU yang profesional dan disegani," kata Kasau dalam amanatnya.
Kasau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel TNI AU yang telah terlibat dalam mengamankan dan menyukseskan kontestasi pemilu tahun 2024. Ia berharap para prajurit tetap menjaga stabilitas dan netralitas TNI, serta meningkatkan sinergisitas dengan TNI-POLRI.
"Saya harap para prajurit tetap menjaga stabilitas dan netralitas TNI, serta meningkatkan sinergisitas dengan TNI-POLRI. Dengan sinergi yang baik di seluruh jajaran, maka stabilitas keamanan pasca pemilu akan dapat tercapai sesuai harapan kita bersama," ujar Kasau.

Lebih lanjut, Kasau mengingatkan kepada seluruh personel TNI AU untuk tetap waspada terhadap dampak perubahan iklim dan potensi cuaca ekstrem. Ia menekankan bahwa keselamatan penerbangan dan kerja harus menjadi prioritas utama.
"Safety tidak boleh dianggap sebagai rutinitas biasa. Mari kita jadikan safety sebagai bagian dari budaya kerja kita dengan penuh integritas dan komitmen yang kuat demi kebaikan segenap personel TNI Angkatan Udara," pungkas Kasau.

Tulis Komentar