Kapolres Inhil Berikan Bimtek Kepada 602 KPPS dan 7 PPS di Kelurahan Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka
KILASRIAU.com - Kapolres Inhil AKBP Budi Setiawan memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka, Kamis (25/1/2024).
Perlunya bimtek ini, dikatakan Kapolres Inhil AKBP Budi, tidak lain mengingat penyelenggaraan pemilu tahun 2024 ada regulasi pemilu terkait proses pemungutan dan penghitungan suara, serta banyaknya formulir yang harus diisi, sehingga menuntut anggota KPPS untuk dapat melaksanakan dengan baik.
"Intinya bimtek ini mendorong agar setiap KPPS paham betul, disamping mampu dalam mempersiapkan TPS, disisi lain juga mengerti dalam praktek pelaksanaan terutama pada saat perhitungan suara dan membuat berita acara," ucapnya.
- Tiga Strategi Dongkrak PAD, Bapenda Inhil dan KP2KP Tembilahan Genjot Kepatuhan Pajak Lewat Sosialisasi Terpadu
- Kasus Nenek Saudah, Komisi XIII Dorong Pengusutan Tuntas
- Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Perkuat Sinkronisasi Perencanaan Daerah
- Kesbangpol Inhil Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden
- Polres Inhil Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026
Anggota KPPS yang dilantik dan mengikuti Bimtek pada kesempatan tersebut yakni sebanyak 602 orang yang akan di tempatkan pada 86 TPS yang ada di Kelurahan Sungai Piring.
"Diharapkan kepada Bapak Ibu sekalian dapat memahami medan tugas, pahami SOP pekerjaan, serta tugas tanggung jawab dan peranannya masing-masing. Jalin dan bangun komunikasi yang baik dengan seluruh petugas yang bertugas di TPS masing-masing. Persiapkan diri dengan baik, sehingga pada saat pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara nantinya dapat berjalan dengan aman, damai dan lancar," harapnya.
Ia menambahkan, KPU kabupaten bisa mengatur tugas KPPS sejak H-5, H-3 hingga hari pencoblosan. KPU kabupaten juga harus bisa melatih agar KPPS bisa membuat hasil kerja dalam bentuk C-Hasil dan bisa diserahkan ke partai sesuai format yang berlaku.
"KPPS juga harus didorong untuk dapat mengisi Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (SIREKAP) sehingga hasil suara langsung tersiar dan transparan. Itulah pemilu di era digitalisasi kali ini," ujarnya.

Tulis Komentar