MRT Masuk ke Tangsel, Jalur Perlintasannya
KILASRIAU.com - Mass Rapid Transit (MRT) atau moda transportasi massal akan masuk ke Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam waktu dekat.
Rencana pembangunan MRT yang diajukan Pemerintah Kota Tangsel ke Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah disetujui.
Namun berdasarkan keterangan BPTJ pengajuan MRT harus melalui tahapan seperti studi kelayakan. Saat ini, studi kelayakan itu tengah dibahas oleh PT. MRT.
- Hutama Karya Ungkap Cara Jitu Hindari Kecelakaan di Jalan Tol Permai
- Kanwil DJBC Aceh Laksanakan Monitoring dan Evaluasi K3S pada PT Pertamina EP Rantau Field
- Negosiasi Berlarut, PBH PERADI Pekanbaru Ultimatum Tempuh Jalur Hukum Jika Mediasi Disnaker Tak Beri Kepastian
- Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
- Wamenaker: Kepercayaan Publik Dibangun Melalui Pelayanan yang Cepat dan Transparan
“Sudah disepakati, tapi kita menuggu hasil studi kelayakan MRT masuk ke Tangsel. Kita tunggu saja,” kata Humas BPTJ Budi Rahadjo, ketika dikonfirmasi Pojoks Banten, Rabu (9/1/2019).
Dikatakan Budi, sebelumnya Pemerintah Tangsel hanya mengajukan pemembangun Light Rapid Transit (LRT) ke BPTJ. Namun BPTJ juga mendukung pembangunan MRT masuk ke Tangsel.
BPTJ telah menerima permintaan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany agar trayek MRT dari Jakarta diteruskan sampai ke Tangsel.
Jalur MRT yang diusulkan dimulai dari Lebak Bulus, Jakarta, ke Pondok Cabe, Tangerang Selatan.
Budi menambahkan, Walikota Tangsel Airin juga telah mengusulkan agar jalur itu dibelokkan ke BSD hingga Rawa Buntu dan Tangerang Kota.
Per Oktober 2018, sebut Budi usulan jalur oleh BPTJ antata lain, Lebak Bulus, Stasiun UMJ, Stasiun UIN Syarif Hidayatullah, Stasiun Pasar Ciputat, Stasiun Pustekkom, Stasiun Pondok Cabe, Stasiun Pamulang Barat, Stasiun Pondok Benda, Stasiun Babakan, Stasiun Puspitek, Stasiun Rawa Buntu, dan Tangerang Kota.

Tulis Komentar