MRT Masuk ke Tangsel, Jalur Perlintasannya
KILASRIAU.com - Mass Rapid Transit (MRT) atau moda transportasi massal akan masuk ke Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam waktu dekat.
Rencana pembangunan MRT yang diajukan Pemerintah Kota Tangsel ke Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah disetujui.
Namun berdasarkan keterangan BPTJ pengajuan MRT harus melalui tahapan seperti studi kelayakan. Saat ini, studi kelayakan itu tengah dibahas oleh PT. MRT.
- Dandim 0314/Inhil Bersama Bupati Tinjau Pembangunan Yon TP 953/Harimau Rawa di Kempas
- Hibah Lahan untuk Yonif TNI di Inhil: Antara Kepentingan Pertahanan dan Amal Jariyah Kolektif
- Sosialisasi Teknis Penegasan Batas Desa di Kecamatan Kemuning, Pemkab Inhil Dorong Kepastian Administratif Wilayah
- Menkomdigi: WFH Tidak Boleh Ganggu Layanan Publik
- Lantik 12 Pejabat, Menaker: Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Layanan Publik Harus Jadi Prioritas
“Sudah disepakati, tapi kita menuggu hasil studi kelayakan MRT masuk ke Tangsel. Kita tunggu saja,” kata Humas BPTJ Budi Rahadjo, ketika dikonfirmasi Pojoks Banten, Rabu (9/1/2019).
Dikatakan Budi, sebelumnya Pemerintah Tangsel hanya mengajukan pemembangun Light Rapid Transit (LRT) ke BPTJ. Namun BPTJ juga mendukung pembangunan MRT masuk ke Tangsel.
BPTJ telah menerima permintaan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany agar trayek MRT dari Jakarta diteruskan sampai ke Tangsel.
Jalur MRT yang diusulkan dimulai dari Lebak Bulus, Jakarta, ke Pondok Cabe, Tangerang Selatan.
Budi menambahkan, Walikota Tangsel Airin juga telah mengusulkan agar jalur itu dibelokkan ke BSD hingga Rawa Buntu dan Tangerang Kota.
Per Oktober 2018, sebut Budi usulan jalur oleh BPTJ antata lain, Lebak Bulus, Stasiun UMJ, Stasiun UIN Syarif Hidayatullah, Stasiun Pasar Ciputat, Stasiun Pustekkom, Stasiun Pondok Cabe, Stasiun Pamulang Barat, Stasiun Pondok Benda, Stasiun Babakan, Stasiun Puspitek, Stasiun Rawa Buntu, dan Tangerang Kota.

Tulis Komentar