Pj.Bupati Herman Pimpin Rakoor Siaga Darurat Bencana Hidrometorologi di Wilayah Inhil
KILASRIAU.com - Dengan ditetapkannya Wilayah Kabupaten Indragiri Hilir siaga darurat bencana Hidrometorologi sesuai dengan SK.No.Kpts:1050/XII/HK-2023 pertanggal 28 Desember 2023 - 31 Januari 2024 dilaksanakan rapat Koordinasi.
Rakoor yang dipimpin lansung Pj.Bupati Herman Senin (8/1/2024) siang di Aula Bappeda Komplek Kantor Bupati turut dihadiri Unsur Forkopimda, Asisten 1 Setda Inhil, Pos (SAR) Basarnas Tembilahan, Bulog, Baznas, Kemenag, serta Unsur terkait.
Untuk diketahui, di inhil sesuai data dari BPBD pada tahun 2024 ini ada 4 titik yang terjadi bencana banjir karena meluapnya air sungai yang di sebabkan curah hujan yang tinggi.
- Kemendagri Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Inflasi Inhil Capai 6,38 Persen
- Meluruskan Disinformasi Skema Pembiayaan dan “Keuntungan” Mitra SPPG
- Lestarikan Budaya Melayu, 11 Ribu Personel Polda Riau Pakai Tanjak dan Selempang Tiap Jum'at
- Polres Inhil Gelar Apel Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang bagi Personel
- DPD PW MOI Inhil Desak Pemkab Inhil Umumkan Rincian Mata Anggaran APBD Tahun 2026
Adapun 4 titik tersebut yaitu; Desa Limau Manis Kecamatan Kemuning, Desa Mumpa Kecamatan Tempuling, Desa Wonosari Kecamatan Pelangiran dan Desa Sejati Kecamatan Batang Tuaka.
Dalam arahannya, Pj. Bupati Herman mengatakan, dalam menghadapi bencana ini kita harus segera bergerak cepat kelapangan. Untuk kepada BPBD agar mengambil tindakan hal-hal yang diperlukan untuk mengatasi banjir di wilayah yang terdampak banjir.
"Untuk itu, diharapkan dari rapat ini menghasilkan keputusan untuk segera bertindak mengatasi banjir agar tidak semakin merugikan Masyarakat," harapnya


Tulis Komentar