DPRD Wanti-wanti Peredaran Narkoba dan Prostitusi
Setelah Lama Tutup, Tempat Hiburan Malam SCH Kembali Beroperasi
KILASRIAU.com - Satu tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, kembali beroperasi. Adalah Surya Cafe House (SCH) yang beralamat di Jalan Siak II Pekanbaru, tak jauh dari jembatan Siak II. Sekitar 200 meter dari lokasi tersebut, juga berdiri megah masjid yang dibangun Pemprov Riau,
Untuk diketahui, SCH merupakan tempat hiburan malam yang termasuk legend di Kota Pekanbaru. Tempat ini sempat tutup beberapa tahun dengan suatu alasan. Entah kenapa, beberapa pekan belakangan, ternyata SCH buka lagi.
Berbagai kalangan, termasuk warga di kawasan tersebut mempertanyakan kenapa tempat tersebut beroperasi kembali. Padahal warga sekitar merasa nyaman, saat SCH tak beroperasi.
- Warga Minta Penegak Hukum Segera Menyita Surat Tanah Atas Nama WNA Sebagai Barang Bukti
- Tanggal Sama, Penanda Tangan Berbeda, Kejanggalan Surat Tanah Kuala Sebatu Terungkap
- Dalam Semalam Satres Narkoba Polres Inhu Gulung Empat Tersangka, Mulai Dari Oknum PNS Hingga Oknum Satpam
- Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, Langsung Ajukan Banding, JPU KPK Masih Pikir-Pikir
- Mantan Ketua RW 10 Desa Kuala Sebatu Bantah Pernah Tanda Tangani dan Cap SKRPPT Milik Haji Badu
"Ini perlu kami pertanyakan ke Pemko, apakah sudah ada izinnya buka lagi. Sebenarnya kami resah dengan keberadaan SCH ini," kata Anto, warga Jalan Siak II kepada wartawam, Jumat (5/1/2023).
Anto dan beberapa warga lain mencium dan mengkhawatirkan, beroperasinya lagi SCH akan dijadikan tempat peredaran narkoba, dan sarang prostitusi.
"Kami harapkan ini harus ditindaklanjuti, karena kami tak ingin daerah kami jadi tempat prostitusi dan narkoba," tambah warga lainnya.
Bertambah dan beroperasinya lagi tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, direspon Anggota DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH. Katanya, pihak terkait harus menindaklanjuti laporan masyarakat ini.
Apalagi dikhawatirkan akan dijadikan tempat peredaran narkoba dan prostitusi. Tentunya tidak sesuai dengan visi misi Kota Pekanbaru.
"Ini jangan dibiarkan. Pihak berwenang kami minta segera turun dan cek ke lokasi, SCH. Jangan sampai anak-anak kita terpapar dan jadi korban narkoba dan prostitusi," pinta Ruslan Tarigan.
Dia juga meminta pihak Kepolisian untuk segera melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket), soal dugaan narkoba dan prostitusinya. Sementara kepada Pemko Pekanbaru, diminta untuk mengecek seluruh perizinannya.
"Kami di DPRD mendukung terus pemberantasan narkoba dan prostitusi," tegasnya.

Tulis Komentar