DPRD Wanti-wanti Peredaran Narkoba dan Prostitusi
Setelah Lama Tutup, Tempat Hiburan Malam SCH Kembali Beroperasi
KILASRIAU.com - Satu tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, kembali beroperasi. Adalah Surya Cafe House (SCH) yang beralamat di Jalan Siak II Pekanbaru, tak jauh dari jembatan Siak II. Sekitar 200 meter dari lokasi tersebut, juga berdiri megah masjid yang dibangun Pemprov Riau,
Untuk diketahui, SCH merupakan tempat hiburan malam yang termasuk legend di Kota Pekanbaru. Tempat ini sempat tutup beberapa tahun dengan suatu alasan. Entah kenapa, beberapa pekan belakangan, ternyata SCH buka lagi.
Berbagai kalangan, termasuk warga di kawasan tersebut mempertanyakan kenapa tempat tersebut beroperasi kembali. Padahal warga sekitar merasa nyaman, saat SCH tak beroperasi.
- Sinergi Bea Cukai Aceh dan Aparat Penegak Hukum Ungkap Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Aceh Utara
- Tim Gabungan TNI Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Gelondongan Diduga Hasil Illegal Logging di Dairi
- ASN Terduga Penganiaya Jurnalis tvOne di Tapsel Jadi Tersangka, Tidak Ditahan Karena Istri Perwira Polisi?
- Respon cepat Polsek Kateman atas pengaduan masyarakat lewat medsos facebook tentang dugaan Penyalahgunaan Narkotika di Ruko Salon WN Kel. Tagaraja Kec. Kateman
- Bea Cukai Aceh Gagaglkan Peredaran 356.480 Batang Roko IIegal Melalui Jasa Titipan
"Ini perlu kami pertanyakan ke Pemko, apakah sudah ada izinnya buka lagi. Sebenarnya kami resah dengan keberadaan SCH ini," kata Anto, warga Jalan Siak II kepada wartawam, Jumat (5/1/2023).
Anto dan beberapa warga lain mencium dan mengkhawatirkan, beroperasinya lagi SCH akan dijadikan tempat peredaran narkoba, dan sarang prostitusi.
"Kami harapkan ini harus ditindaklanjuti, karena kami tak ingin daerah kami jadi tempat prostitusi dan narkoba," tambah warga lainnya.
Bertambah dan beroperasinya lagi tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, direspon Anggota DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH. Katanya, pihak terkait harus menindaklanjuti laporan masyarakat ini.
Apalagi dikhawatirkan akan dijadikan tempat peredaran narkoba dan prostitusi. Tentunya tidak sesuai dengan visi misi Kota Pekanbaru.
"Ini jangan dibiarkan. Pihak berwenang kami minta segera turun dan cek ke lokasi, SCH. Jangan sampai anak-anak kita terpapar dan jadi korban narkoba dan prostitusi," pinta Ruslan Tarigan.
Dia juga meminta pihak Kepolisian untuk segera melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket), soal dugaan narkoba dan prostitusinya. Sementara kepada Pemko Pekanbaru, diminta untuk mengecek seluruh perizinannya.
"Kami di DPRD mendukung terus pemberantasan narkoba dan prostitusi," tegasnya.

Tulis Komentar