Pj Bupati Inhil Hadiri Acara Pembukaan Sosialisasi Pemantapan Kesadaran Bela Negara
KILASRIAU.com - Pj.Bupati Indragiri Hilir yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. H. Masdar, MH menghadiri acara Pembukaan Sosialisasi Pemantapan Kesadaran Bela Negara di Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2023, Rabu (13/12/2023).
Kegiatan yang dilaksanakan di aula hotel Inhil Pratama Tembilahan ini turut dihadiri Kepala opd di lingkungan pemerintah kabupaten indragiri hilir, Camat Tembilahan, Lurah se-kecamatan Tembilahan, Narasumber dan para peserta sosialisasi bela negara serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya Pj. Bupati Indragiri Hilir yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. H. Masdar, MH saat membuka sosialisasi mengatakan dipilihnya sasaran dan lokus kegiatan sosialisasi bela negara ini adalah RT/RW dan mahasiswa/i dalam wilayah ibukota kabupaten Indragiri Hilir dan sekitarnya karena sebagai pusat pemerintahan, sentra kegiatan ekonomi masyarakat serta tempat yang rentan terhadap pengaruh faham ideologi asing, budaya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa yang berdasarkan pancasila tentunya mempunyai dampak yang lebih besar terhadap adanya ancaman multi dimensi sebagaimana yang telah disebutkan tadi.
- PLN ULP Tembilahan Umumkan Pemadaman Listrik Terencana pada 11 April 2026
- Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dimulai, Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Batch I
- Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026
- Pemkab Inhil Terus Mematangkan Persiapan Keberangkatan CJH Tahun 2026
- 106 Rumah Terbakar, Pemerintah Pastikan Dokumen Warga Segera Dipulihkan
"Melalui kegiatan sosialisasi pemantapan kesadaran bela negara ini kami berharap masyarakat kita khususnya di daerah perkotaan yang diwakili oleh RT/RW dan mahasiswa/i, sebagai pengayom masyarakat dapat memiliki kepekaan dan kekuatan terhadap ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik itu berasal dari dalam maupun pengaruh dari luar yang dapat menganggu keamanan, ketertiban dan stabilitas wilayah seperti ancaman yang menjurus kepada disintegrasi bangsa, ancaman gejolak ekonomi, narkoba, perdagangan orang, money laundering, atau bentuk intervensi lainnya," jelasnya.

Tulis Komentar