Kapolres Inhil Turun Langsung Tangani Karhutla di Keritang
KILASRIAU.com - Kapolres Inhil AKBP Norhayat, SIK. bersama anggota dan Koramil 09/Kemuning turun langsung menangani Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Parit Cahaya Timur Dusun Plasma, Desa Pancur, Kecamatan Keritang.
Karhutla melanda wilayah tersebut pada Rabu (18/10/2023), menurut data menghanguskan kurang lebih 10 hektar lahan.
Kegiatan pemadaman Karhutla dipimpin Kapolres Inhil AKBP Norhayat didampingi Kabag Ops Kompol Rizki Hidayat, Kasat Samapta AKP Andi Ace, Kasat Lantas AKP Tatit Rizkyan Hanafi, Kapolsek Keritang AKP Desmon Simanjuntak, Danramil 09 Kemuning Kapten Inf Anwarsyah Siregar beserta anggota, BPBD Inhil dan MPA.
- Di Tengah Anggaran Ratusan Miliar Rehabilitasi Mangrove, Ribuan Hektare Kebun Kelapa Inhil Terus Rusak, Satwa Liar Mulai Turun ke Permukiman
- Tanaman Pekarangan Dan Jagung Pipil Untuk Ketahanan Pangan Indonesia Dari Indragiri Hulu
- Mahasiswa KKN Universitas Riau Laksanakan Penanaman dan Penyerahan TOGA kepada Pemerintah Desa Sako
- Perkuat Benteng Pesisir Sekaligus Dorong Ekonomi Masyarakat
- Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam 5.000 Bibit Mangrove Serentak dan di 21 Polsek Jajaran Peringati Hari Mangrove Sedunia
"Lokasi titik hotspot dengan koordinat long : -0.54452 Lat : 102.69846 dan long. 0.54626 Lat. 102.70278, merupakan titik hotspot bergerombol di lahan satu hamparan terpantau melalui Dashboard Lancang Kuning," kata Kapolres Inhil AKBP Norhayat.
Kapolres Inhil menyebutkan selain personel, pemadaman Karhutla juga dikerahkan Helikopter Water Bombing milik BNPB Riau.
"Kami dibantu dengan 1 unit helikopter water bombing dari BNPB Riau, mesin pompa 6 unit, mesin pemadam tohatsu 1 unit, nozel, bahkan alat berat eskavator," sebutnya.
Ditanya mengenai pelaku pembakar lahan, pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan dan penyidikan.
"Pelaku sudah diperiksa di Polres Inhil, akan disanksi sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku," tutur Kapolres Inhil.
Sampai dengan saat ini seluruh personil yang terlibat berupaya memutus titik api agar tidak melebar dan menjalar ke lahan lainnya.
"Karena lahan disini gambut maka perlu diputus dengan cara digali menggunakan eskavator, agar urat-urat gambut tidak menjadi perantara api," pungkasnya..

Tulis Komentar