Pamit ke Orang Tua Pergi ke Bank, Tapi Tak Pulang-pulang, Rohmad: Cepat Pulang Ya Mas, Ditunggu Mamak Bapak Sama Keluarga di Rumah
GERINGGING BARU, KUANSING (KILASRIAU.Com) - Masyarakat desa Geringging Baru dihebohkan dengan kehilangan salah seorang warganya yang diduga hingga saat ini belum pulang dan ditemukan. Kehilangan warga dusun Bumi Makmur RT 05/ RW 03, desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau ini membuat ramai dan jadi perbincangan di media sosial. Selasa (10/10/2023).

Pasalnya, Eko Ardi Saputra (28 (Masih lajang), dari pagi Senin (09/10/2023) sekira pukul 08:00WIB pamit kepada orang tuanya, Ngalimin ke Teluk Kuantan untuk menarik sejumlah uang tunai yang di simpan di BRI. Namun hingga siang, Eko yang sedari pagi ke Teluk Kuantan belum juga nongol, dan menimbulkan kecemasan orang tua dari Eko sendiri.
Tak lama berselang, Ngalimin yang merasa cemas karena anaknya belum kunjung pulang, langsung menemui Rohmad Wandy Satriawan, adik kandung dari Eko, yang kebetulan baru saja pulang dari bekerja (mengajar) di salah satu sekolah. Sekira pukul 13:00 WIB, Ngalimin mengatakan kepada Rohmad bahwa Saudaranya Eko belum kunjung pulang. Ngalimin pun menceritakan perihalnya Eko pergi ke Teluk Kuantan kepada Rohmad.

Setelah Ngalimin memberitahukan kepada Rohmad, lalu mereka mencoba menghubungi Eko dengan cara menelephon melalui handphon ke nomor kontak Eko. Namun diketahui, handphon Eko berada dan berdering dikamarnya saat dihubungi. Ternyata Eko pergi tidak membawa handphon.
Tak habis pikir, Nglimin dan Rohmad juga berusaha menghubungi beberapa orang teman. Rohmad pun berupaya mencari kakaknya ke beberapa rekan kerja Eko, namun tidak seorangpun mengetahui keberadaan Eko.
Rohmad telah berusaha mencari di mana keberadaan kakak kandungnya Eko, namun sampai saat ini masih belum mendapatkan kabar tentangnya.
Kemudian Rohmad membuat laporan kehilangan saudaranya Eko Ardi Saputra kepada pihak polisi, agar pihak polisi bisa ikut membantu dirinya dan keluarga untuk mengetahui keberadaan Eko, dan bisa segera saudaranya ditemukan.

Kepada Kilasriau.com, Rohmad menceritakan kronologi sebenarnya bahwa, "mas Eko izin ke orang tua untuk pergi ke Taluk/ke bank, untuk ngambil uang, pada Senin (09/10/2023) pagi sekira pukul 08:00WIB. Tepat pukul 13.00 WIB, sepulang saya dari ngajar orang tua saya memberi kabar saya selaku adiknya bahwa mas Eko/Putra belum pulang," begitu kata Rohmad menceritakan. Selasa (10/10/2023) petang.
"Anggapan saya mungkin masih antri atau main tempat kawan. Disini kami terus menghubungi atau menelpon. Tapi tidak diangkat," ujar Rohmad.
"Jam 4 saya mengambil inisiatif pergi ke Taluk untuk mencari mas Eko/Putra, ke bank, taman, dan lainnya. Tapi hasilnya tidak ditemukan. Dan saya memtuskan untuk pulang. Terus kami menghubungi, tapi tetap tidak diangkat. Kmudian saya beinsiatif lagi untuk melihat kamarnya. Karena kamarnya dikunci, saya masuk lewat angin-angin (pentilasi, red.) pintu kamar. Dan ternyata mas Putra tidak membawa HP," kata Rohmad membeberkan.
"Saya tidak bisa mmstikan HP itu ketinggal atau tidak dibawa, yang jelas mas Eko/Putra tidak bawa HP," ujarnya.
"Kemudian saya beserta keluarga dan para tetangga kembali mencari mas Eko tapi tidak juga ketemu di Taluk," ungkapnya.
Keesokan paginya, kata Rohmad, "saya berinisiatif pergi ke bank. Untuk mengecek apakah nasabah atas nama Eko Ardi Saputra melakukan transaksi pada tanggal 9 Oktober. Dan ternyata setelah koordinasi dengan pihak bank, mas Eko/Putra tidak pergi ke bank, tapi dia pergi ke Taluk," kata Rohmad, menuturkan.
"Pesan saya buat mas Putra. Cepat pulang. Kasian mamak sama bapak di rumah. Kalaupun ada masalah..., mari kita selesaikan sama-sama. Setiap masalah pasti ada solusinya. Cepat pulang ya mas. Ditunggu mamak bapak sama keluarga di rumah," demikian Rohmad Wandy Satriawan dan keluarga berharap. *(ald)


Tulis Komentar