Hmi Tembilahan Agendakan Turun Aksi Terkait Harga Kelapa Di Inhil
KILASRIAU.com - Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang memiliki julukan negeri hamparan kelapa dunia, yang mana hampir 70 persen masyarakat sebagian besar bergantung pada petani perkebunan. Tentunya, ketika harga kelapa turunnya sangat membebani perekonomian masayarakat disana.
Untuk itu, HMI Cabang Tembilahan tidak akan tinggal diam dan telah mengagendakan akan turun aksi terkait anjloknya harga kelapa di Inhil yang tak kunjung membaik.
"Terkait dengan perekonomian yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir hari ini kita melihat situasi dan kondisi sudah tidak stabil lagi. Saya atas nama Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Tembilahan, mempertanyakan terkait harga kelapa yang di Kabupaten Indragiri Hilir apa kah ada oknum-oknum yang bermain disini baik itu dari perusahaan maupun dari mana saja, jika ini tidak bisa diselesaikan dan kami akan turun dan akan mengadakan aksi besar-besaran baik itu dari penjuru masyarakat sampai penjuru desa kita akan turun " kata Joni saputra Ketua Umum HMI Cabang Tembilahan saat dijumpai oleh KILASRIAU.com Minggu 30/12/2018 jam 04.07 wib.
- Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Turun hingga Dini Hari
- ISPU Inhil Capai 224, Kualitas Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
- Kabut Asap Kuansing Berbahaya, Pemkab Masih Bisu dan Biarkan Anak-Anak Menghirup Racun
- Hujan Guyur Riau, Udara Pekanbaru Kembali Bersih
- Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Baik, Polda Riau: Penanganan Karhutla Tetap Berjalan
Sebab kata Joni, ketika harga kelapa di inhil menurun maka akan berdampak kepada roda kehidupan masyarakat inhil.
"Sementara kan harga bahan-bahan pokok terus naik. Ini yang menjadi kegelisahan masyarakat kita sekarang," pungkasnya.

Tulis Komentar