Lindungi Atlet Sepakbola, BPJAMSOSTEK-PSPS Riau Jalin MoU
KILASRIAU.com - Liga 2 Indonesia musim 2023/2024 resmi bergulir, Ahad (10/9/2023). Tim sepakbola kebanggaan masyarakat Bumi Lancang Kuning, yakni PSPS Riau pun telah memainkan pertanding pertama melawan Persiraja Banda Aceh yang berakhir imbang dengan skor 0-0, Senin (11/9/2023).
Dalam menjalani tempaan latihan dan pertandingan, para pemain PSPS Riau tentunya memiliki resiko tinggi mengalami kecelakaan atau cedera. Jika mengalami kecelakaan atau cedera saat bertanding, seorang pemain perlu mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Berkaca dari resiko itu, BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) sepakat menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan manajemen PSPS Riau untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pemain PSPS Riau. Tidak hanya pemain, BPJAMSOSTEK juga siap memberikan perlindungan kepada pelatih, official serta manajemen PSPS Riau.
- CSR PT Inecda Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan, Petani KWT Titian Resak Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
- Klaim BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Kota Tembus Rp801 Miliar Sepanjang Tahun 2025
- Klaim BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau & Kepri Tembus Rp4,2 Triliun
- BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Kota Jalin MoU PLKK dengan 40 Rumah Sakit dan Faskes di Riau
- Tim Sepak Bola Indragiri Muda Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan pada Festival KSS VII Pemuda Pancasila
"6 September kemarin, saat launching skuad PSPS Riau di Mall SKA, kami telah melalukan penandatangan kerjasama sekaligus menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh manajemen, pelatih, official dan pemain PSPS Riau," ujar Kepala Cabang (Kacab) BPJAMSOSTEK Pekanbaru Kota, Iman Santoso Achwan, Selasa (12/9/2023).
Iman menyebutkan, kini para pemain PSPS Riau tak begitu khawatir saat bertanding atau saat perjalanan hendak bertanding atau latihan. Dengan telah mendapat perlindungan sosial dari BPJAMSOSTEK, para atlet sepakbola bisa bertanding dengan optimal, tenang dan tak diliputi kekhawatiran.
"Karena atlet sepakbola juga punya risiko tinggi, termasuk cedera. Mereka tidak perlu khawatir lagi, karena ada perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan. Saat mengalami risiko cedera dan lainnya, para pemain sepakbola yang telah menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan akan mendapat perawatan penuh di rumah sakit dan juga santunan," terang Iman.
Disampaikan Iman, seluruh pekerja memiliki hak konstitusi untuk mendapatkan perlindungan, termasuk para atlet sepakbola. Oleh karena itu negara senantiasa hadir untuk memastikan hal tersebut telah terimplementasi dengan baik.
"Tentu ini menjadi angin segar bagi dunia persepakbolaan nasional. Ini juga merupakan bukti negara hadir melindungi seluruh warga negara, khususnya para pekerja. Terlebih profesi sebagai seorang pesepakbola sangat rawan mengalami kecelakaan kerja baik di dalam maupun di luar lapangan. Maka sudah sewajarnya mereka membutuhkan perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan," kata Iman.
Iman berharap kerjasama ini menjadi inspirasi bagi cabang olahraga yang lain di Kota Pekanbaru. Karena masih banyak atlet olahraga di Riau, khususnya Kota Pekanbaru belum terlindungi. Sebab mereka belum memahami manfaat dari perlindungan jaminan sosial dan hal tersebut merupakan hak konstitusi setiap pekerja.
"Semoga upaya kita bersama ini dapat meningkatkan kesejahteraan para pesepakbola di Riau. Sehingga, saat bertanding nanti, skuad PSPS Riau bisa kerja keras bebas cemas dan secara tidak langsung akan berdampak juga pada peningkatan prestasi ke depannya," tukas Iman.

Tulis Komentar