Masyarakat Keluhkan Keberadaan Gardu Induk Milik PLN Ganggu Kenyamanan Warga
KilasRiau.com - GITET & GI Perawang Milik PT PLN Persero yang keberadaannya sangat mengganggu masyarakat sekitar gardu yang berlokasi di JL Alamsyah Dusun Suka Maju Desa Maredan Barat Kecamatan Tualang.
Banyak warga yang sangat terganggu dan merasa ngeri berada di sekitar area Gardu tersebut, terutama warga Maredan Barat.
Salah satu warga, Anto menyampaikan kepada awak media ini bahwa dirinya merasa sangat ngeri karena disekitar Gardu tersebut petir sangat keras bahkan menyambar kerumah. Kamis (11/05/2023)
- Mafirion Soroti Kondisi Lapas Tembilahan: Kapasitas 215 Orang, Dihuni 1.067 Warga Binaan
- Kemnaker Fasilitasi Pelatihan Disabilitas, Karyanya Tampil di Trade Expo Indonesia
- Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
- Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Resmi Ditutup, Tahap Seleksi akan Dimulai pada 15 Oktober
- Pemkab Inhil Luncurkan JDIH Terintegrasi i-Potret, Perkuat Akses Informasi Hukum dan Layanan Digital
"Ngeri kalilah disini bang, karena kalau hujan dan hari mendung petirnya itu sangat keras takutnya rumah tersambar," ucap Anto.
"Karena saya merasa ngeri selama bertahun - tahun, saya berharap pihak gardu untuk saling memperhatikan kami disini karena jarak rumah saya dengan gardu hanya berjarak 30 meter," tambahnya.
Salah seorang warga yang tidak ingin namanya disebutkan juga menyampaikan bahwa dirinya juga merasa sangat terganggu juga jika hari mendung dan hujan, dikarenakan kilat petir besuara sangat keras jika berada di sekitar area gardu.
"Sangat ngeri kalau mendung dan hujan disini kilat dan petir nya itu keras kaki terdengar," ucapnya.
"Sudah bertahun - tahun lamanya, warga disini minta untuk dipasangkan lampu penerangan tapi sampai sekarang belum juga terpasang," tambahnya.

Tulis Komentar