Hendaklah Seorang Muslim Menjaga Nilai Pahala Ramadhan
Kilasriau.com - Saat melaksanakan puasa ramadhan sudah pasti mendapatkan pahala yang sangat banyak sehingga umat muslim berlomba-lomba.
Melaksanakan puasa ramadhan merupakan kewajiban bagi setiap muslim dan ini telah disampaikan Allah SWT dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 183.
Oleh karena itu, Rasullulah SAW menegaskan melalui hadis yang telah banyak di jelaskan karena puasa ramadhan merupakan rukun Islam.
- DPMD Inhil Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah: Teladani Akhlak untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
- Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Al-Baaqiyatussa'adiyyah, Bupati Inhil Ajak Para Santri Perdalam IMTAQ dan IPTEK
- Bupati Herman Soroti Prestasi Kafilah Inhil, Dorong MTQ Gaung Jadi Momentum Bangkit
- Teladani Khadijah dan Aisyah, PB Kepri Serukan Perempuan Jangan Hanya Jadi Penonton Pembangunan
- Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulau Kijang, Plh Bupati Ajak Masyarakat Berbenah Diri Menjadi Lebih Baik
Dalam sabda Rasullulah yang berbunyi "Islam dibangun atas lima perkara; syahadat bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, haji dan puasa di bulan Ramadan." (HR Bukhari & Muslim).
Maka dari itu, agar puasa setiap muslim ini mendapatkan pahala dan tidak menjadi sia-sia. Karena ada sebagai orang melaksanakan puasa namun tidak mendapatkan nilai pahala.
Hal ini terjadi karena melakukan hal-hal yang dapat menggugurkan hingga menghilangkan pahala puasa tersebut.
Sebuah hadits qudsi yang diriwayatkan Abu Hurairah, "Puasa adalah perisai, apabila seseornag darimu berpuasa hendaknya jangan berkata kotor dan berteriak-teriak." (Muttafaq Alaih)
Jadi, jika melaksanakan puasa hendak lah menjaga serta tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan dirimu sendiri.***

Tulis Komentar