Pangdam V/Brawijaya Sebut Masjid Jadi Center of Gravity Keumatan
Kilasriau.com, Surabaya - Mayjen TNI Farid Makruf mengapresiasi adanya program Kebraon Mengaji dan Pesantren Subuh yang digelar Takmir Masjid Almuhajirin, Kota Surabaya.
Betapa tidak, apresiasi itu diungkapkan oleh Pangdam lantaran program itu berhasil menjadikan masjid menjadi sebuah pusat kegiatan atau center of gravity keumatan.
Jenderal bintang dua yang pernah menjabat sbagai Danrem 132/Tadulako tahun 2020 hingga 2021 itu bercerita jika masa kecilnya sangat lekat hingga dekat dengan masjid.
- Safari Ramadhan 1447 H di Pulau Burung, Bupati Inhil Diwakili Asisten I Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi
- Momentum Ramadhan, Kapolsek Tempuling Perkuat Sinergi dan Ukhuwah Bersama Warga Teluk Jira
- Sambut Ramadan, Manajemen PT Ali Akbar Sejahtera Bersama Pedagang Pasar Bawah Pekanbaru Gelar Doa Bersama
- Sambut Ramadan, Ketua JMSI Kuansing Rowandri Ajak Insan Pers Perkuat Iman dan Integritas
- Puncak Haul Syekh Abdurrahman Siddiq ke 89, Momen yang Dinanti Masyarakat
Pasalnya, meskipun tidak masuk dalam pesantren, namun dirinya mengasah keahlian mengaji dan belajar agamanya di masjid yang berada di kampung halamannya di Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, Madura.
“Masjid adalah sarana komunikasi yang tepat,” kata Pangdam.
Tak hanya itu saja, Pangdam pun merencanakan jika hal itu akan ia sampaikan ke Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa agar program tersebut bisa diintensifkan. “Terutama masjid-masjid di Jatim,” bebernya.
Sementara itu, kehadiran Pangdam V/Brawijaya di Masjid Almuhajirin pada Minggu (19/03/2023) subuh itu, diapresiasi oleh Ketua Yayasan Drs. H. Qomari. Pasalnya, Mayjen TNI Farid Makruf di sela kesibukannya masih berkenan menyapa para santri.
“Kami sangat berbangga hati. Karena, kesibukan bapak Pangdam beserta jajaran masih berkenan hadir untuk menyapa kami,” pungkasnya.**


Tulis Komentar