Tradisi Masyarakat Dalam Menyambut Bulan Ramadhan
KILASRIAU.COM --- Jika berbicara soal tradisi maka tidak ada habisnya. Apalagi bulan ramadhan sudah tidal lama lagi.
Maka setiap negara, kota, daerah hingga desa mempunyai tradisinya masing-masig dalam menyabut kedatangan bulan ramadhan
Tradisi masyarakat Riau dalam menyambut bulan ramadhan ialah melakukan membaca Do'a yang mana ini diartikan memanjatkan rasa syukur karena dapat dipertemukan kembali pada bulan ramadhan
- Bupati Herman Resmi tutup Musabaqah Tilawatil Quran ke-56 Tingkat Kecamatan Kateman
- Jelang MTQ Ke-44 Provinsi Riau, Pemkab Inhil Matangkan Persiapan Kafilah Daerah
- Ketua BKMT Inhil Hadiri Syukuran Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
- Bupati Ajak Masyarakat Muhasabah Diri, Persiapkan Hijrah Masuki Tahun Baru Islam 1448 H
- Bupati Inhil Melalui Staf Ahli Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 11, Harapkan Kemabruran Haji Membawa Manfaat Bagi Sesama
Membaca do'a ini biasa nya dilakukan di setiap rumah-rumah dengan menyajikan berbagai macam makanan menjelang menunaikan ibdah puasa ramadhan.
Kemudian melakukan Sungkeman atau saling memaafkan yang dilakukan oleh anggota keluarga. Hal ini juga banyak dilakukan oleh daerah-daerah lain yang ada di Riau.
Selain itu juga masyarakat banyak yang berziarah untuk mendatangi makam keluarga yang telah meninggal dan ini juga rutin dilakukan oleh masyarakat menjelang ramadhan, dan masih banyak lagi
Tradisi-taradisi menyabut bulan ramadhan ini hampir dilakukan di setiap daerah namun memili penyebutan yang berbeda namun memiliki makna yang sama pula.**

Tulis Komentar