Tradisi Masyarakat Dalam Menyambut Bulan Ramadhan
KILASRIAU.COM --- Jika berbicara soal tradisi maka tidak ada habisnya. Apalagi bulan ramadhan sudah tidal lama lagi.
Maka setiap negara, kota, daerah hingga desa mempunyai tradisinya masing-masig dalam menyabut kedatangan bulan ramadhan
Tradisi masyarakat Riau dalam menyambut bulan ramadhan ialah melakukan membaca Do'a yang mana ini diartikan memanjatkan rasa syukur karena dapat dipertemukan kembali pada bulan ramadhan
- DPMD Inhil Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah: Teladani Akhlak untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
- Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Al-Baaqiyatussa'adiyyah, Bupati Inhil Ajak Para Santri Perdalam IMTAQ dan IPTEK
- Bupati Herman Soroti Prestasi Kafilah Inhil, Dorong MTQ Gaung Jadi Momentum Bangkit
- Teladani Khadijah dan Aisyah, PB Kepri Serukan Perempuan Jangan Hanya Jadi Penonton Pembangunan
- Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulau Kijang, Plh Bupati Ajak Masyarakat Berbenah Diri Menjadi Lebih Baik
Membaca do'a ini biasa nya dilakukan di setiap rumah-rumah dengan menyajikan berbagai macam makanan menjelang menunaikan ibdah puasa ramadhan.
Kemudian melakukan Sungkeman atau saling memaafkan yang dilakukan oleh anggota keluarga. Hal ini juga banyak dilakukan oleh daerah-daerah lain yang ada di Riau.
Selain itu juga masyarakat banyak yang berziarah untuk mendatangi makam keluarga yang telah meninggal dan ini juga rutin dilakukan oleh masyarakat menjelang ramadhan, dan masih banyak lagi
Tradisi-taradisi menyabut bulan ramadhan ini hampir dilakukan di setiap daerah namun memili penyebutan yang berbeda namun memiliki makna yang sama pula.**

Tulis Komentar