Salah satu Upaya Menekan Kasus Stunting Inhil, Wabup SU Tinjau Fasilitas Puskesmas Gajah Mada
KILASRIAU.COM - Mengingat kurangnya ruang yang memadai Puskesmas Gajah Mada perlu perhatian, demikian dikatakan Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti yang di Wawancarai awak media usai peninjauan yang didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas dan Camat Tembilahan, Rabu (22/2/2023).
Hal ini dilaksanakan Wabup Inhil H.Syamsuddin Uti usai mengikuti kegiatan Gebyar Audit Kasus Stunting tingkat Provinsi secara Virtual.
Secara lansung Wabup H.Syamsuddin Uti meninjau setiap ruangan dan fasilitas dengan berbicara lansung kepada seluruh pasien yang melakukan pengobatan.
- Bupati Inhil Terima UHC Awards 2026, Cakupan Jaminan Kesehatan Tembus 98 Persen
- Wabup Inhil Pimpin Rapat Rencana Kerja Percepatan Penurunan Stunting 2026
- Ketua Karang Taruna Tembilahan Hulu: Jika UHC Hilang Jadi Bukti Langkah Mundur ke Belakang
- Ultimatum DPRD dan Pemda Inhil Terkait UHC, Muhammad: Jangan Sampai Seperti di Nepal
- Ketua DPD APPSI Inhil Serukan Pentingnya UHC, Tolak Penghapusan Program dan Dorong Masuk APBD
Perlu diakui kita masih kurang dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Karena, saat ini pasien sudah bisa berobat dengan menggunakan kartu BPJS.
Untuk itu, Puskesmas Gajah Mada perlu mendapat perhatian dalam melayani setiap pasien. Karena ini juga termasuk salah satu penunjang untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Indragiri Hilir.
Walaupun demikian, Wabup Inhil yang terkenal merakyat ini juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Gajah Mada dalam memberikan pelayanan.
"Terimakasih kepada seluruh tenaga kesehatan yng telah bekerja dengan tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat", ungkap Wabup SU.**

Tulis Komentar