Cuaca Ekstrem KM Sabuk Nusantara 36 Ditunda Keberangkatannya
Kilasriau.com - Beberapa hari ini Cuaca ekstrem melanda laut Natuna Utara, hal ini membuat Nakhoda KM. Sabuk Nusantara 36 gagal berangkat. Rabu, 25/1/2023.
Media ini mendengar informasi dari penumpang KM. Sabuk Nusantara 36 penundaan keberangkatan kapal tersebut ditunda beberapa hari kedepan, dikarna kan cuaca kurang bersahabat gelombang tinggi 4 hingga 5 meter.
Mendengar hal itu Media ini mencoba menggali informasi akan kebenaran info tersebut dan mendatangi Kantor Wilayah Kerja (Kanwilker) Syahbandar Sedanau.
- Di Tengah Anggaran Ratusan Miliar Rehabilitasi Mangrove, Ribuan Hektare Kebun Kelapa Inhil Terus Rusak, Satwa Liar Mulai Turun ke Permukiman
- Tanaman Pekarangan Dan Jagung Pipil Untuk Ketahanan Pangan Indonesia Dari Indragiri Hulu
- Mahasiswa KKN Universitas Riau Laksanakan Penanaman dan Penyerahan TOGA kepada Pemerintah Desa Sako
- Perkuat Benteng Pesisir Sekaligus Dorong Ekonomi Masyarakat
- Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam 5.000 Bibit Mangrove Serentak dan di 21 Polsek Jajaran Peringati Hari Mangrove Sedunia

Ferizal selaku Kepala Kantor Wilayah Kerja Sedanau saat dijumpai diruangan kerja nya membenarkan apa yang telah diceritakan penumpang.
"Memang KM. Sabuk Nusantara 36 ditunda keberangkatan nya mengingat cuaca lagi ekstrem,Sekarang ini cuaca di Sedanau maupun sekitarnya diterpa angin kencang disertai hujan diperkirakan Gelombang mencapai 4 sampai 5 meter," ucapnya.
"Oleh karna itu, mengingat keselamatan para penumpang KM. Sabuk Nusantara 36 harus ditunda keberangkatannya dan diminta Nakhoda berlabuh di pelabuhan Sedanau kurang lebih 3 sampai 4 hari saja sampai cuaca betul-betul teduh dilaut Natuna Utara," terang Ferizal.
Ini semua dilakukan demi keselamatan penumpang KM. Sabuk Nusantara 36,"tutup Kepala Kanwilker Syahbandar Sedanau.

Tulis Komentar