Pemkab Meranti Salurkan Bantuan Sembako Bagi Warga Terdampak Banjir di Rangsang Barat
Kilasriau.com, - Bupati Kepulauan Meranti, H. Muhammad Adil, Jumat (16/12/2022) kembali menyalurkan bantuan sembako untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Rangsang Barat.
Adapun jumlah bantuan tersebut diperuntukkan bagi 650 rumah yang tersebar di empat desa, yakni Desa Bina Maju, Desa Mekar Baru, Desa Sungai Cina dan Desa Melai.
Dalam kesempatan itu, Bupati yang didampingi sejumlah kepala OPD, pihak Polres Meranti dan Koramil Tebingtinggi melihat langsung proses pembersihan sungai yang mengalami pendangkalan dan ditumbuhi pohon serta semak belukar. Warga dibantu personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti dan sejumlah pihak lainnya dengan alat seadanya.
- Kemnaker Transformasikan BPVP Jadi Mini Campus yang Adaptif dan Modern
- Ekspose Percepatan Pembangunan dan Manajemen Talenta ASN, Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi
- Nawakara Perkuat Kapabilitas Rescue dan Jejaring Global melalui Partisipasi dalam 2nd Mission of Light Challenge di China
- Jelang Penutupan MagangHub Batch III, Kemnaker Imbau Peserta, Mentor, dan Operator Lengkapi Tahapan Akhir
- Wakil Ketua I DPRD Inhil Hadiri Peresmian Serentak 8 Mal Pelayanan Publik Semester I Tahun 2026
Bupati Adil meminta pemerintah Desa untuk menggerakkan warga dan berkordinasi dengan Babinsa serta Babinkamtibmas untuk bergotong-royong membersihkan aliran sungai yang mengalami penyumbatan. Masyarakat juga diminta tidak hanya berharap dengan pemerintah kabupaten, karena wewenang untuk wilayah persawahan termasuk pengerukan anak sungai berada di pemerintah Provinsi.
"Itu wewenangnya Provinsi Riau. Saya sudah minta ke provinsi untuk diserahkan ke kabupaten untuk pengerjaannya, tapi belum diserahkan. Kalau kita ngotot mengerjakan dan menganggarkannya, bisa-bisa ditangkap karena menyalahi aturan," katanya.
Saat ini, tambahnya, akibat dari banjir tersebut ada ratusan hektar sawah warga yang terendam. Untuk itu pihaknya akan terus mencarikan solusi terbaik agar permasalahan tersebut dapat diatasi dan tidak merugikan petani lebih parah lagi.
"Kita sedang memikirkan solusi terbaik. Saya mohon doanya agar masalah banjir ini dapat segera teratasi," harapnya.***

Tulis Komentar