Grebek Bandar Narkoba, Anggota Polres Lampung Tengah Dikeroyok Warga
Kilasriau.com, - Kepala Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Lampung Tengah terkena hantaman kayu dari warga saat menggerebek bandar sabu-sabu.
Akibatnya lengan kiri sang kasat mengalami luka ringan akibat menangkis pukulan tersebut.
Peristiwa ini dialami oleh AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata, saat satuannya melakukan penggerebekan peredaran narkoba di Kampung Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar pada Senin (5/12/2022) sore.
- Polsek Kemuning Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Satu Tersangka Diamankan
- Polres Inhil Ungkap 64 Kasus Narkotika dalam 4 Bulan, 79 Tersangka Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Ungkap Kasus Peredaran Sabu 5,19 Gram dalam Ops Antik 2026
- Polda Riau Konsisten Tindak PETI, Enam Rakit Tambang Ilegal Diamankan di Kampar Kiri
- Polsek Pelangiran Ungkap Kasus Sabu, Dua Buruh Kontraktor Diamankan
Ketika itu, anggota kepolisian mendapatkan kepastian informasi bahwa ada seorang bandar sabu dan tiga orang pemakai narkoba berada di kampung tersebut.
"Keempat orang ini adalah TO (target operasi) dari Satnarkoba Polres Lampung Tengah," kata Dwi saat dihubungi, Selasa (6/12/2022) malam.
Anggota Satnarkoba Polres Lampung Tengah pun menuju lokasi untuk menangkap para pelaku peredaran narkotika ini.
Namun, saat hendak menangkap pelaku, anggota kepolisian mendapatkan perlawanan dari sekelompok massa.
Dwi mengatakan sekelompok massa itu berusaha merebut keempat pelaku yang telah ditangkap polisi.
Beberapa orang di antaranya terlihat membawa kayu balok dan senjata tajam.
Dwi yang memimpin operasi penangkapan berusaha menenangkan sekelompok massa itu. Tetapi massa tetap merangsek dan berusaha merebut keempat pelaku.
Beberapa anggota kepolisian diserang oleh sekelompok massa itu. Bahkan lengan kiri Dwi sempat terluka saat menangkis hantaman kayu balok dari massa.
Massa yang beringas bahkan merusak mobil operasional yang digunakan untuk membawa keempat pelaku ke Mapolres Lampung Tengah.
“Sekelompok massa tersebut merusak mobil, dan memukul petugas menggunakan kayu dan senjata tajam, salah satunya tangan saya terluka karena menangkis serangan warga," kata Dwi.
Dalam kekacauan situasi itu, massa merebut dua orang pelaku peredaran narkoba dari tangkapan polisi.

Tulis Komentar