Operasikan Pelabuhan Parit 21, Dirut PT KIG Targetkan Tahun 2022 Setor Pemda 100%
KILASRIAU.com, - Kelapa Inhil Gemilang (KIG) sebagai Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengoperasikan Pelabuhan Parit 21 dan sudah menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama PT KIG, Ibu Utama saat diwawancarai awak media, Rabu (30/11/22) sore.
Ibnu menjelaskan, bahwa pelabuhan tersebut tidak hanya dikhususkan untuk bongkar muat kelapa saja. Namun, pelabuhan itu difungsikan untuk umum. Dan saat ini kapal yang keluar masuk pada pelabuhan itu membawa sagu, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan material pasir batu.
- Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Turun hingga Dini Hari
- ISPU Inhil Capai 224, Kualitas Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
- Kabut Asap Kuansing Berbahaya, Pemkab Masih Bisu dan Biarkan Anak-Anak Menghirup Racun
- Hujan Guyur Riau, Udara Pekanbaru Kembali Bersih
- Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Baik, Polda Riau: Penanganan Karhutla Tetap Berjalan
"Kalau untuk sagu sudah berjalan rutin, bisa sampai 1000 ton perbulan ke jakarta," jelasnya.
Saat ini, kata Ibnu, pelan-pelan pihaknya akan mengangsur uang pendapatannya ke Pemda Inhil, dan tahun ini akan menargetkan seratus juta rupiah.
"Target saya kita nyetor tahun 2022 ini sebesar 100 juta, dan alhamdulilah sudah tercapai 30%," ungkapnya.
Kendati demikian, dirinya berharap dengan berfungsinya pelabuhan parit 21 itu, kedepannya dapat menopang ekonomi masyarakat kabupaten Inhil.
"Dari pelabuhan ini kita akan menghimpun penghasilan dari pelabuhan dapat di akumulasikan untuk memenuhi persyaratan Sistem Resi Gudang (SRG) yang dipersyaratkan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPETI)," imbuhnya.

Tulis Komentar