Operasikan Pelabuhan Parit 21, Dirut PT KIG Targetkan Tahun 2022 Setor Pemda 100%
KILASRIAU.com, - Kelapa Inhil Gemilang (KIG) sebagai Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengoperasikan Pelabuhan Parit 21 dan sudah menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama PT KIG, Ibu Utama saat diwawancarai awak media, Rabu (30/11/22) sore.
Ibnu menjelaskan, bahwa pelabuhan tersebut tidak hanya dikhususkan untuk bongkar muat kelapa saja. Namun, pelabuhan itu difungsikan untuk umum. Dan saat ini kapal yang keluar masuk pada pelabuhan itu membawa sagu, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan material pasir batu.
- Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Baik, Polda Riau: Penanganan Karhutla Tetap Berjalan
- Musim Kemarau dan Angin Kencang, Polres Inhu Akan Tindak Tegas Pelaku Karhutla
- Polda Riau Intensifkan Penanganan Karhutla, 313 Hotspot Terdeteksi di Wilayah Riau
- Asap di Kampar Dipastikan Merupakan Kiriman dari Wilayah Jambi
- BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpeluang Turun di Sejumlah Wilayah Riau
"Kalau untuk sagu sudah berjalan rutin, bisa sampai 1000 ton perbulan ke jakarta," jelasnya.
Saat ini, kata Ibnu, pelan-pelan pihaknya akan mengangsur uang pendapatannya ke Pemda Inhil, dan tahun ini akan menargetkan seratus juta rupiah.
"Target saya kita nyetor tahun 2022 ini sebesar 100 juta, dan alhamdulilah sudah tercapai 30%," ungkapnya.
Kendati demikian, dirinya berharap dengan berfungsinya pelabuhan parit 21 itu, kedepannya dapat menopang ekonomi masyarakat kabupaten Inhil.
"Dari pelabuhan ini kita akan menghimpun penghasilan dari pelabuhan dapat di akumulasikan untuk memenuhi persyaratan Sistem Resi Gudang (SRG) yang dipersyaratkan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPETI)," imbuhnya.

Tulis Komentar