Satu warga Meranti meluk Islam, Sandi : Saya tidak ada paksaan untuk masuk Islam
MERANTI, KILASRIAU.com - Sandi warga asal Kridi, Desa Batin Suir, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, resmi memeluk Agama Islam setelah mengucapkan Dua Kalimat Syahadat, bertempat di Mesjid Agung Darul Ulum Selatpanjang, Selasa (13/11/2018) siang.
Pengucapan kalimat syahadat dipandu oleh Ustadz Mustafa SAg, dan disaksikan sejumlah jamaah usai melaksanakan sholat fardhu dzuhur.
"Alhamdulillah setelah resmi memeluk agama islam, mudah-mudahan saudara kita ini diberi petunjuk yang benar ditetapkan hatinya oleh Allah SWT," ucap Ustadz Mustafa.
- BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpeluang Turun di Sejumlah Wilayah Riau
- Hotspot Mulai Berangsur Turun, BMKG Prediksi Riau Cenderung Cerah Berawan
- Hujan Tak Merata pada Dini Hari, BMKG Prediksi Cuaca Riau Cenderung Cerah Berawan
- Hujan Berpotensi Guyur Rohil, Bengkalis dan Dumai, Hotspot Tercatat 24 Titik
- Sat Lantas Polres Siak Sigap, Berikan Bantuan kepada Korban Banjir di Desa Mempura
Usai pengucapan kalimat syahadat, pria berusia 18 tahun dan berstatus masih lajang itu mengaku memeluk islam dengan hati yang tulus dan tidak ada paksaan dari pihak manapun.
"Memang dari hati saya yang tulus dan tidak ada paksaan dari pihak manapun," tutur Sandi.
Untuk diketahui, Sandi nama budha sebelum memeluk islam ditukar menjadi Muhammad Sadli setelah resmi memeluk islam.

Tulis Komentar