Turis Jerman Kehilangan Laptop dan Kamera Saat Tertidur di Bus Dari Jepara Menuju Malang
KILASRIAU.com, - Turis asal Jerman melapor kehilangan laptop dan kamera ke jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, Jawa Timur.
Video pengakuan kehilangan itu viral di media sosial. Dalam video berdurasi 33 detik, turis asing tersebut memperlihatkan tas laptop yang isinya telah berganti menjadi buku berwarna hijau. Selain itu, tas kameranya berubah berisi botol air.
Di akhir video, turis asing tersebut menunjukkan bukti laporan polisi berstempel Polresta Malang Kotaatas kehilangan barang-barang berharga itu.
- Polsek Pulau Burung Ungkap Kasus Sabu, Seorang Perempuan Diamankan dalam Ops Antik Lancang Kuning 2026
- Polsek Kemuning Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Satu Tersangka Diamankan
- Polres Inhil Ungkap 64 Kasus Narkotika dalam 4 Bulan, 79 Tersangka Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Ungkap Kasus Peredaran Sabu 5,19 Gram dalam Ops Antik 2026
- Polda Riau Konsisten Tindak PETI, Enam Rakit Tambang Ilegal Diamankan di Kampar Kiri
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Malang Kota, Ipda Eko Novianto membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari turis asing yang kehilangan barang-barang berharganya. Laporan itu diterima sekitar satu bulan yang lalu.
"Laporan dari wisatawan asing tersebut sudah sebulan lalu. Dari Polresta Malang Kota membantu membuatkan laporan kehilangan," kata Eko, Jumat (13/11/2022).
Eko mengatakan, petugas Sat Reskrim Polresta Malang Kota sedang menyelidiki laporan kehilangan tersebut. Sampai saat ini, belum diketahui lokasi tepat hilangnya barang-barang berharga tersebut.
Berdasarkan keterangan dari WNA asal Jerman itu, ia kehilangan barang-barang berharganya saat menaiki bus dari Jepara ke Kota Malang.
"Belum tahu TKP-nya di mana, sedang dilakukan penyelidikan. Sebelumnya, wisatawan asing itu naik bus dari Jepara ke Kota Malang," katanya.
Eko menyampaikan, dalam perjalanan menaiki bus tersebut, korban sempat tertidur dan baru bangun saat sudah sampai di Kota Malang.
"Ketika sampai di Kota Malang, dilihat barang-barang dalam tasnya hilang, terus membuat laporan ke Polresta Malang Kota," katanya.

Tulis Komentar