Pria Paruh Baya Yang Hilang Saat Menyebrang Sungai Tinap Sampai Saat Ini Tim SAR Gabungan Belum Menemukan
Kilasriau.com - Seorang pria paruh baya Sarmuin (49) warga Dukuh Krajan RT 05 RW 02 Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang diduga hanyut terbawa arus Sungai Tinap pada Minggu (6/11). Hingga Selasa (8/11/2022), korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Semarang Mulwahyono menjelaskan, kejadian bermula pada Minggu (6/11/2022) sekitar pukul 07.00 WIB korban berjalan kaki menuju ladang di daerah Paruk, Desa Bandung dengan melintasi Sungai Tinap. Hingga sore hari, korban tak kunjung pulang.
- Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026
- Sidak Lapas Cibinong, Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto
- Kepala BIN Muhammad Herindra Dilantik Jadi Ketum PB ESI, Prestasi Esports Lebih Tinggi Jadi Target
- Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
- Perdagangan Aceh Semester I 2026 Catat Surplus USD105,4 Juta, Ekspor Didominasi Batu Bara
"Diduga korban hanyut saat menyeberang Sungai Tinap. Saat kejadian Sungai Tinap sedang meluap," katanya.
Setelah mendapat informasi tersebut, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Semarang memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan pencarian dan pertolongan di sertai alut SAR air.
"Rencana pencarian tim SAR gabungan di bagi menjadi 4 Search Rescue Unit ( SRU) SRU 1 dari tempat kejadian sampai jembatan Manggis SRU 2 jembatan Manggis sampai Desa Kedunglanggar SRU 3 Desa Kedunglanggar sampai Siguk SRU 4 Siguk sampai Muara," ujarnya.
Saat ini kondisi kedalaman sungai Tinap bervariasi sekitar 2 meter lebar mencapai 6 meter. "Semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban cepat ditemukan," katanya.

Tulis Komentar