Pria Paruh Baya Yang Hilang Saat Menyebrang Sungai Tinap Sampai Saat Ini Tim SAR Gabungan Belum Menemukan
Kilasriau.com - Seorang pria paruh baya Sarmuin (49) warga Dukuh Krajan RT 05 RW 02 Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang diduga hanyut terbawa arus Sungai Tinap pada Minggu (6/11). Hingga Selasa (8/11/2022), korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Semarang Mulwahyono menjelaskan, kejadian bermula pada Minggu (6/11/2022) sekitar pukul 07.00 WIB korban berjalan kaki menuju ladang di daerah Paruk, Desa Bandung dengan melintasi Sungai Tinap. Hingga sore hari, korban tak kunjung pulang.
- Kemnaker–Transjakarta Teken MoU, Buka Akses Kerja di Sektor Transportasi
- Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
- Diduga MBG di Tuah Madani Tak Layak, Siswa Terima Pisang Mentah, Layanan Pengaduan Bungkam
- Listrik Jakarta Berulangkali Padam, IWO: Dirut PLN Tak Kenal Budaya Mundur, Harus Dicopot dan Diperiksa!
- Bersama Menteri Pertanian RI “Bupati Herman ikuti Rakornas Mitigasi kekeringan Lahan Pertanian”
"Diduga korban hanyut saat menyeberang Sungai Tinap. Saat kejadian Sungai Tinap sedang meluap," katanya.
Setelah mendapat informasi tersebut, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Semarang memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan pencarian dan pertolongan di sertai alut SAR air.
"Rencana pencarian tim SAR gabungan di bagi menjadi 4 Search Rescue Unit ( SRU) SRU 1 dari tempat kejadian sampai jembatan Manggis SRU 2 jembatan Manggis sampai Desa Kedunglanggar SRU 3 Desa Kedunglanggar sampai Siguk SRU 4 Siguk sampai Muara," ujarnya.
Saat ini kondisi kedalaman sungai Tinap bervariasi sekitar 2 meter lebar mencapai 6 meter. "Semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban cepat ditemukan," katanya.

Tulis Komentar