Rute Menuju Palembang Kembali Dibuka Usai Kereta Yang Tabrakan Dievakuasi
KILASRIAU.com, - Perjalanan kereta api penumpang menuju Palembang kembali dibuka setelah gerbong kereta dievakuasi akibat tabrakan antar KA batu bara di Lampung Tengah.
Akibat "adu kambing" itu sejumlah perjalanan kereta penumpang dari Tanjung Karang (Lampung) menuju Kertapati (Palembang) dan arah sebaliknya sempat dibatalkan pada Senin (7/11/2022).
Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang Jaka Jakasih mengatakan, beberapa gerbong yang keluar rel akibat tumbukan dalam kecelakaan itu sudah dievakuasi.
- Kasus Anak Gajah Mati di TNTN, Ditreskrimsus Polda Riau Tetapkan Pemilik Lahan sebagai Tersangka
- Personel Kodim 0314/Inhil Turut Bantu Padamkan Sijago Merah
- MBG Dapur 1 Capai 2.350 Penerima Manfaat, Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto
- Kebakaran Hebat di Jalan Gunung Daek, Kafe dan Rumah Warga Hangus Dilalap Api
- Insiden Lalu Lintas di Keritang, Pasangan Lansia dan Pedagang Tahu Alami Luka
"Sudah dievakuasi dengan alat berat tadi sekitar pukul 15.00 WIB," kata Jaka saat dihubungi, Senin sore.
Proses evakuasi dilakukan setidaknya sekitar 9 jam setelah kedua kereta api batu bara jajaran panjang (KA Babaranjang) itu bertabrakan di dekat Stasiun Rengas, Lampung Tengah pada Senin dini hari.
"Jalur sudah bisa dilewati kereta api, saat ini sedang proses normalisasi," kata Jaka.
Jaka menambahkan, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan tim investigasi dan KNKT Kemenhub.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad memaparkan, ada empat korban luka-luka dalam kecelakaan ini.
Keempat korban itu adalah dua orang masinis dari masing-masing kereta yakni Ardiansyah dan Firman dan asisten mereka yaitu Wahono dan Roy.
"Korban luka sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit di Bandar Lampung," kata Pandra.
Dari olah TKP yang dilakukan kepolisian, kecelakaan tersebut bermula saat KA Babaranjang nomor lokomotif CC 205 13 37/13 33 yang datang dari arah Baturaja berhenti di Jalur I KM 47 Rengas untuk menunggu pindah jalur.
"Jumlah gerbong yang dibawa sekitar 60 gerbong bermuatan batu bara," kata Pandra. "Jumlah gerbong yang dibawa sekitar 60 gerbong bermuatan batu bara," kata Pandra.
Sekitar pukul 02.15 WIB, di jalur yang sama juga melintas KA Babaranjang nomor lokomotif CC 205 21 20/13 16 dari arah Tanjung Karang.


Tulis Komentar