Rute Menuju Palembang Kembali Dibuka Usai Kereta Yang Tabrakan Dievakuasi
KILASRIAU.com, - Perjalanan kereta api penumpang menuju Palembang kembali dibuka setelah gerbong kereta dievakuasi akibat tabrakan antar KA batu bara di Lampung Tengah.
Akibat "adu kambing" itu sejumlah perjalanan kereta penumpang dari Tanjung Karang (Lampung) menuju Kertapati (Palembang) dan arah sebaliknya sempat dibatalkan pada Senin (7/11/2022).
Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang Jaka Jakasih mengatakan, beberapa gerbong yang keluar rel akibat tumbukan dalam kecelakaan itu sudah dievakuasi.
- Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, PUKIS Tuntut Evaluasi dan Pertanggungjawaban Negara
- Hanya Sampan yang Kembali, Nasib Warga Reteh Masih Tanda Tanya
- Pembinaan Statistik Sektoral 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kualitas Data Pembangunan Daerah
- Forkopincam, TNI-Polri, Satpol PP dan Pemuda Gerbang Selatan Kerahkan Tim Gabungan Cari M. Ali di Sungai Gangsal
- Pemuda Gerbang Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pulau Kijang
"Sudah dievakuasi dengan alat berat tadi sekitar pukul 15.00 WIB," kata Jaka saat dihubungi, Senin sore.
Proses evakuasi dilakukan setidaknya sekitar 9 jam setelah kedua kereta api batu bara jajaran panjang (KA Babaranjang) itu bertabrakan di dekat Stasiun Rengas, Lampung Tengah pada Senin dini hari.
"Jalur sudah bisa dilewati kereta api, saat ini sedang proses normalisasi," kata Jaka.
Jaka menambahkan, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan tim investigasi dan KNKT Kemenhub.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad memaparkan, ada empat korban luka-luka dalam kecelakaan ini.
Keempat korban itu adalah dua orang masinis dari masing-masing kereta yakni Ardiansyah dan Firman dan asisten mereka yaitu Wahono dan Roy.
"Korban luka sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit di Bandar Lampung," kata Pandra.
Dari olah TKP yang dilakukan kepolisian, kecelakaan tersebut bermula saat KA Babaranjang nomor lokomotif CC 205 13 37/13 33 yang datang dari arah Baturaja berhenti di Jalur I KM 47 Rengas untuk menunggu pindah jalur.
"Jumlah gerbong yang dibawa sekitar 60 gerbong bermuatan batu bara," kata Pandra. "Jumlah gerbong yang dibawa sekitar 60 gerbong bermuatan batu bara," kata Pandra.
Sekitar pukul 02.15 WIB, di jalur yang sama juga melintas KA Babaranjang nomor lokomotif CC 205 21 20/13 16 dari arah Tanjung Karang.

Tulis Komentar