Banjir Terus Meluas, Kini 10 Kecamatan di Inhu Masih Tergenang
RENGAT, KILASRIAU.com - Banjir masih mengepung di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau. Saat ini ada 10 kecamatan tergenang air luapan dari sungai Indragiri.
"Air belum juga surut sampai saat ini. Saat ini ada 10 kecamatan terdampak banjir luapa sungai Indragiri," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhu, Widodo seperti dilansir dari laman detik.com, Jumat (9/11/2018).
Widodo menjelaskan, banjir ini sudah melebihi dari tiga hari. Kondisi banjir ini disepanjang bantaran sungai Indragiri. Dari perbatasan Kabupaten Kuansing, hingga ke bagian hilir ke Kota Rengat, Ibu Kota Kabupaten Inhu.
- BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpeluang Turun di Sejumlah Wilayah Riau
- Hotspot Mulai Berangsur Turun, BMKG Prediksi Riau Cenderung Cerah Berawan
- Hujan Tak Merata pada Dini Hari, BMKG Prediksi Cuaca Riau Cenderung Cerah Berawan
- Hujan Berpotensi Guyur Rohil, Bengkalis dan Dumai, Hotspot Tercatat 24 Titik
- Sat Lantas Polres Siak Sigap, Berikan Bantuan kepada Korban Banjir di Desa Mempura
"Jadi sepanjang dari perbatasan Kabupaten Kuansing, hingga ke Rengat berimbas banjir," kata Widodo.
Menurut Widodo, genangan air di pelataran rumah warga bervariasi. Dari ketinggian air 30 cm hingga 60 cm. Namun demikian, warga belum ada yang mengungsi.
"Warga hanya menyelamatkan barang-barangnya yang diletakkan di atas meja, atau dikeluarkan agar tidak tergenang air. Rata-rata mereka hanya pindah sementara ke rumah sanak familinya yang tidak terkena banjir," kata Widodo.
Banjir yang saat ini terjadi, kata Widodo, tidak terlepas dari bagian hulu sungai Indragiri yang ada di Sumatera Barat.
"Jadi banjir kita ini kiriman dari bagian hulunya di Sumbar. Belum ada tanda-tanda air akan surut," kata Widodo.
Sebelumnya tercatat ada 4,000 rumah warga sepanjang bantara sungai tergenang air. BPBD Inhu telah menyalurkan bantuan sembako ke korban banjir.
"Kita sudah menyalurkan bantuan dari Pemkab Inhu untuk memberikan sembako pada korban banjir," tutup Widodo.

Tulis Komentar