Kementrian ESDM Sebut Jambi Miliki Cadangan Batu Bara Yang Melimpah
KILASRIAU.com, - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat Provinsi Jambi saat ini memiliki cadangan batu bara sebesar 1,9 miliar ton.
Informasi itu disampaikan Kepala Dinas ESDM Provinsi Jambi Harry Endria. Ia mengatakan cadangan batu bara tersebut tersebar di beberapa kabupaten.
"Kalau produksi batu bara di Jambi sebesar 19 juta ton per tahun, maka dengan jumlah cadangan sebanyak 1,9 miliar ton maka diperkirakan batu bara di Jambi baru akan bisa habis pada 100 tahun mendatang," katanya, dikutip dari Antara, Senin (24/10).
- Ketua Komisi II DPRD Inhil Soroti Sikap Pusat terhadap Jeritan Petani Kelapa Inhil
- Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
- Upacara HUT ke-81 RI di Inhil Digelar Pagi, Tidak Ada Upacara Detik-Detik Proklamasi Pukul 10.00 WIB
- Harga Kelapa Harus Ditetapkan Secara Adil, Transparan, dan Berbasis Nilai Produk Turunan serta Realistis
- Wow! Hacker Asal Perawang Riau Ini Terima Penghargaan dari NASA Usai Temukan Celah Sistem Keamanan
Jumlah cadangan batu bara itu disebut masih bisa bertambah apabila cadangan baru kembali ditemukan.
Harry menambahkan Jambi mendapatkan kuota produksi 2022 dari kementerian ESDM sebanyak 42 juta ton per tahun. Namun, realisasinya hanya 13 juta ton per September 2022.
Ia menjelaskan target produksi sulit dicapai karena mengalami kendala dalam pengangangkutan dari mulut tambang ke pelabuhan bongkar yang terletak di kawasan Talang Duku. Biasanya pengangkutan bisa ditempuh dalam sehari, tetapi saat ini bisa hingga dua hari.
"Jadi otomatis untuk memenuhi target memang sulit bagi mereka, karena hambatan berada di angkutannya," kata Harry Endria.
Saat ini, beberapa kabupaten di Jambi penghasil batu bara terbesar yakni Kabupaten Sarolangun dan disusul beberapa kabupaten lainnya seperti Bungo, Tebo, Batang Hari, Muaro Jambi dan Tanjung Jabung barat.

Tulis Komentar