Komplotan Perampok Toko Emas di Tangsel Berhasil Ditangkap Polisi
Kilasriau.com - Petugas gabungan meringkus empat pelaku yang terlibat dalam aksi perampokan toko emas di salah satu pusat perbelanjaan di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten dua pekan lalu. Mereka diketahui memegang peran berbeda dalam melangsungkan aksi perampokan.
Keempat pelaku masing-masing berinisial S (37), TH (36), MK (33), dan H (34). Mereka berbeda-beda peran, S bertugas menunggu di motor, TH sebagai eksekutor, MK selaku penyedia senjata api (Senpi), dan H berperan membantu menyembunyikan Senpi.
- Wamenaker: Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
- Kemnaker dan Huawei Perkuat Sinergi Pengembangan SDM melalui Pendidikan Vokasi dan Industri
- Pelabuhan Lhokseumawe, Kini Memegang Peranan Strategis Sebagai Hub Energi Nasional
- Prestasi Gemilang, Puteri Keritang Tembus Paskibraka Nasional
- Paripurna Milad Inhil Ke- 61, Bupati Herman Gelorakan Semangat Memajukan Inhil hingga Lintas Generasi
Penangkapan para pelaku diawali dengan dilakukannya olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Jumat 16 September 2022. Petugas gabungan dari Reskrim Polres Tangsel dan Jatanras Polda Metro Jaya menganalisis hasil CCTV.
"Dari hasil analisis CCTV dan IT, tim gabungan berhasil mengidentifikasi pelaku kejahatan tersebut," tutur Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu, Jumat (30/9/22).
Selanjutnya pada tanggal 29 September 2022 tim gabungan menuju ke beberapa tempat yang menjadi persembunyian pelaku, yaitu di Leuwisadeng, Kabupaten Bogor; Grobogan, Jawa Tengah; dan Benda, Kota Tangerang.
"Dari hasil penggerebekan tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan empat pelaku yang terlibat dalam kejadian pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHP yang terjadi di toko emas kawasan Serpong," tuturnya.
Dari hasil Interogasi, para pelaku terungkap sudah melakukan perbuatan yang sama di beberapa tempat seperti Pasar Kemis, Tangerang, dan Cikupa. Terakhir mereka melakukannya di Serpong pada 16 September 2022.
"Perannya berbeda-beda," ucap Sarly.
Sejumlah barang bukti diamankan dari tangan pelaku, di antaranya seunit handphone, pelat nomor palsu, dua senjata api (senpi) masing-masing jenis G2 Combat kaliner 8 mm, dan jenis FN merek Colt tipe MK IV kaliber 9 mm.

Tulis Komentar