Sadis, ODGJ di Purbalingga Tega Membacok Neneknya Dengan Celurit Sebanyak 2 Kali
Kilasriau.com - Pembacokan sadis terjadi di Desa Cipawon, Kecamatan Bukateja, Kabupaten PurbaIingga, Jumat (30/9/2022). Seorang pria berinisial SE (29) yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) membacok neneknya, . Saminem (78) hingga terluka.
Kapolsek Bukateja Iptu Rohmat Setyadi mengatakan jika sang nenek dibacok oleh cucunya dengan menggunakan celurit. Korban mengalami luka bacok pada bagian leher dan punggungnya hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
- Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
- Wakili Aceh, Rijalul Maula Lolos ke Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026
- Capaian UHC 2025, Pemerintah Pusat Anugerahkan UHC Awards Madya kepada Kabupaten Inhil
- Polda Riau Pecat 12 Polisi 'Nakal', Kapolda: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba
"Korban menjalani perawatan di rumah sakit untuk mengobati lukanya. Setelah dilakukan penanganan, korban diperbolehkan pulang dan hanya menjalani rawat jalan," kata kapolsek dikutip dari iNewsPurwokerto.
Menurutnya, korban mengalami luka akibat sabetan celurit pada bagian leher sepanjang 5 sentimeter. Selain itu, luka pada bagian punggung dengan panjang 8 sentimeter.
Menurut Iptu Rohmat, berdasarkan keterangan M Fatoni (33), saksi yang merupakan kakak pelaku mengatakan jika sebelum kejadian dirinya sedang berada di dapur rumah dan pelaku berada di dekat kandang kambing belakang rumah. Sedangkan korban tengah berada di kebun tidak jauh dari kandang kambing.
"Tiba-tiba pelaku mengambil celurit di dekat kandang dan menghampiri neneknya. Kemudian mengamuk dan membacok neneknya dengan celurit sebanyak dua kali," ujarnya.
Fatoni kemudian menghampiri korban dan berusaha mengamankan celurit yang dibawa pelaku. Dirinya dibantu warga lain akhirnya berhasil mengamankan pelaku.
Sedangkan korban langsung dibawa ke rumah sakit. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Bukateja.
Iptu Rohmat mengungkapkan jika pelaku yang diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan ini langsung diamankan warga dan diserahkan ke polisi. Berdasarkan keterangan keluarga, pelaku pernah menjalani pengobatan alternatif untuk menyembuhkan gangguan kejiwaan yang diderita.
"Terkait kejadian tersebut pihaknya sudah mengamankan pelaku. Untuk memastikan kondisinya, kami membawanya untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan di rumah sakit," ujarnya.


Tulis Komentar