7.000 Korban Banjir di Kuansing Belum Mengungsi
KUANSING, KILASRIAU.com - Dinas Sosial (Dinsos) Riau telah mendirikan posko pengungsian korban banjir di kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Seperti diketahui, banjir telah merendam 4.578 unit rumah dan 3.148 hektar lahan sawah di Kuansing.
Demikian disampaikan Kepala Dinsos Riau, Dahrius Husin, kepada CAKAPLAH.com, Senin (5/11/2018). Menurutnya, tenda itu disiapkan untuk menampung pengaduan masyarakat yang perlu mendapat perlindungan tempat tinggal.
"Laporan Dinsos Kuansing ada 99 desa, 12 kecamatan, dan 7 ribu lebih Kepala Keluarga (KK). Jadi kondisi di sana berdasarkan laporan Dinsos sudah mendirikan posko atau tenda pengungsian," katanya.
- Kebakaran Hebat di Pulau Kijang Hanguskan 108 Rumah, Kerugian Ditaksir Rp4 Miliar
- Kebakaran Hebat Hanguskan Kawasan Pasar Bom Pulau Kijang, Api Membumbung Tinggi
- Tegur Pasien dengan Cara Tak Tepat, CS RSUD Puri Husada Terima Sanksi Awal
- RSUD Puri Husada Disorot Lagi, Kali Ini Soal Etika Cleaning Service
- Kasus Anak Gajah Mati di TNTN, Ditreskrimsus Polda Riau Tetapkan Pemilik Lahan sebagai Tersangka
Karena itu, sebut Dahrius, pihaknya mengimbau kepada masyarakat kalau membutuhkan tenda pengungsian untuk melapor ke posko pengungsian. “Sampai saat ini nampaknya masyarakat masih memilih tinggal bersama sanak saudara atau keluarga terdekat, dan belum masuk ke tenda-tenda pengungsian,” ujarnya.
Disinggung soal dapur umum, Dahrius menyampaikan bahwa dapur itu didirikan ketika ada masyarakat yang mengungsi. Kalau belum ada bagaimana pihaknya mendirikan dapur umum.
"Tapi laporan Dinsos Kuansing ketika ada masyarakat yang mengungsi, mereka siap siaga mendirikan dapur umum. Karena tenda itu kita dirikan sesuai kebutuhan," cakapnya.
Mengenai bantuan logistik lainnya, seperti perahu karet, Dahrius menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya.
"Kalau Tupoksinya Dinsos tenda pengungsian dan permakanan. Yang jelas Dinsos Riau melalui relawan Tagana sudah siap siaga di lokasi banjir untuk membantu masyarakat," ujarnya.

Tulis Komentar